Connect with us

Tekno Informasi

Karya Anak Bangsa, Aplikasi Tanda Tangan Digital PrivyID Dapat Sertifikat Tertinggi Kominfo

“Saya berterima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung berkembangnya industri tanda tangan dan identitas digital di Indonesia serta apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang selalu memberikan dukungan kepada PrivyID,” ujar CEO PrivyID, Marshall Pribadi

Diterbitkan

on

Tanda Tangan Digital PrivyID (suara pakar)
Aplikasi Tanda Tangan Digital PrivyID, (Sumber: Tech In Asia)

Suarapakar.com – Aplikasi tanda tangan digital karya anak negeri, PrivyID resmi mendapat status Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) Berinduk dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menerbitkan sertifikat elektronik dengan tingkat verifikasi tertinggi, yakni Level 4.

Status aplikasi tanda tangan digital itu pun kini resmi berinduk ke Root Certificate Authority (CA) Republik Indonesia. Sehingga, setiap dokumen elektronik yang ditandatangan dengan menggunakan PrivyID mempunyai kekuatan pembuktian yang tertinggi.

CEO PrivyID, Marshall Pribadi mengatakan bahwa dengan status berinduk ke CA maka akan menambah kepercayaan publik terhadap layanan tanda tangan digital PrivyID. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu takut menggantikan tanda tangan basah dengan PrivyID.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung berkembangnya industri tanda tangan dan identitas digital di Indonesia serta apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang selalu memberikan dukungan kepada PrivyID,” ujar Marshal.

“Mulai dari Kemenkominfo yang memberikan pengakuan kepada PrivyID sebagai PSrE tersertifikasi pertama,” tambahnya.

Bukan hanya itu, Marshal juga memberikan apresiasi terhadap peran pihak lain seperti Dirjen Dukcapil Kemendagri yang datang ke Yogyakarta untuk meresmikan kantor PrivyID. Serta mengizinkan akses verifikasi data e-KTP dan biometrik wajah.

Selain itu, ucapkan terima kasih juga Ia sampaikan kepada Bank Indonesia yang meluluskan PrivyID dalam program regulatory sandbox untuk aplikasi kartu kredit secara online. Dan juga OJK yang memperbolehkan PrivyID untuk menjadi penyelenggara e-KYC bagi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Baca Juga: WhatsApp Luncurkan Fitur Keamanan Baru Untuk Backup Chat

Awal Berdirinya Aplikasi Tanda Tangan PrivyID

Lebih lanjut Marshal menjelaskan bahwa PrivyID kini telah dipercaya oleh lebih dari 13 juta pengguna dan 700 perusahaan di Indonesia sejak tahun 2016. Di era ‘mobile first’ ini, aplikasi mobile PrivyID yang tersedia di Android dan iOS sudah diunduh lebih dari 450 ribu kali dengan rating pengguna sangat baik.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan misi PrivyID untuk bisa menghadirkan layanan tanda tangan digital bagi pengguna di manapun, kapanpun, dan lewat perangkat apapun.

“Berbeda dengan pesaing PrivyID yang tidak memiliki aplikasi ponsel, aplikasi ponsel PrivyID memiliki fitur yang sangat lengkap dan user friendly. Bahkan fitur aplikasi mobile kami lebih baik daripada penyelenggara tanda tangan digital asing sekalipun,” ungkapnya.

Selain menghadirkan platform tanda tangan digital yang siap dipakai oleh pengguna, PrivyID juga telah terintegrasi dengan berbagai platform global seperti SAP, Salesforce, dan Microsoft. Hal itu untuk menangani keperluan procurement, kontrak penjualan, kontrak agen, penagihan, dan lain-lain pada perusahaan multinasional, yang seiring dengan berkembang pesatnya kebutuhan dan minat akan digitalisasi Dokumen yang memerlukan tanda tangan.

Selain aspek legalitas yang terjamin, tanda tangan digital juga dapat membantu memangkas waktu dan menghemat biaya yang dibutuhkan untuk pencetakan dokumen. Mulai dari pemindaian dokumen yang telah ditandatangani, penyimpanan dokumen, hingga proses pengiriman dokumen oleh pihak ketiga. Meningkatkan keamanan dengan meminimalisasi risiko pemalsuan dokumen dan pemalsuan tanda tangan, serta ramah dengan lingkungan.

Klik Untuk Berkomentar

Komentar

Your email address will not be published.

Berita Populer