Connect with us

Kriminal

Kalah Main Game Online, Ayah Aniaya Anak Kandung di Sidoarjo

Kejadian yang dilakukan oleh pelaku ini sempat terekam video hingga viral di media sosial. Video berdurasi 17 detik.

Diterbitkan

on

Kalah Main Game Online, Ayah Aniaya Anak Kandung di Sidoarjo (suara pakar)
Polisi RF ringkus bapak aniaya anak di Sidoarjo. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Suarapakar.com – Kesal gara-gara kalah main game online, seorang ayah melampiaskan kemarahannya dengan aniaya anak kandung di Sidoarjo, Jawa Timur. Pelaku yang berinisial RF (24) ini kemudian ditangkap dan ditetapkan jadi tersangka.

Polisi berhasil menangkap pelaku, setelah video RF menganiaya anaknya beredar di media sosial beberapa waktu lalu. Berdasarkan video berdurasi 17 detik itu, aparat dari Satreskrim Polresta Sidoarjo langsung menangkap RF.

Kepala Polresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi, Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, RF ditangkap anak buahnya pada 11 Juli 2021 lalu di rumah orang tuanya di Kecamatan Tanggulangin. Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mengantongi bukti cukup, di antaranya bukti visum korban yang luka di bagian telinga, pipi, dan kepala.

Kusumo menjelaskan, kekerasan itu terjadi di rumahnya di Tulangan, Sidoarjo pada 29 Juni 2021 sore. Saat itu, RF pulang kerja dan mendapati kondisi rumahnya berantakan dan anaknya belum mandi. Ia kemudian mengajak anaknya mandi namun korban menolak dan menangis.

Baca juga: Terekam CCTV, Wanita Buang Mayat Bayinya di Bekasi

Pelaku Pukuli Anaknya Dihadapan Istrinya

Cekcok kemudian terjadi antara RF dan istrinya. Sambil emosi, RF kemudian membuka paksa baju korban lalu memandikannya di kamar mandi. Saat itu, RF langsung memukul punggung anaknya dengan telapak tangan kanan sambir berkata-kata kasar.

“Tidak berhenti, RF masih saja memukuli wajah korban dengan baju,” kata Kusumo, melansir VIVA, pada Selasa (13/7/2021).

Atas perbuatannya, RF dijerat dengan Pasal 80 UURI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UURI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. Ancamannya paling lama tiga tahun enam bulan penjara.

GRANPRIZE

Berita Populer