Connect with us

Nasional

Jumlah Penumpang Kapal Pelni Menurun Tajam Pasca PPKM

“Kalau merujuk keberangkatan sebelumnya berjumlah sekitar 10.101 itu penumpang dengan tujuan yang sama, paling rendah pun karena Covid-19 itu sekitar 500-an penumpang, tapi ini terlampau merosot,”

Diterbitkan

on

Jumlah Penumpang Kapal Pelni Menurun Tajam Pasca PPKM (suara pakar)
Sejumlah penumpang berjalan menaiki Kapal Pelni di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan. (Foto: M Ilham Pradilla/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Jumlah penumpang Kapal Pelni mengalami penuruan drastis pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Hal ini terlihat saat kapal yang berangkat dari Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan tujuan Batam, Tanjungbalai Karimun dan Tanjung Priok hanya membawa 98 orang penumpang, pada Selasa (13/7/2021).

Kepala Seksi Operasional PT Pelni Cabang Medan, Harbin Simamora saat dikonfirmasi Suara Pakar melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa saat PPKM Darurat pihaknya tetap melaksanakan operasional keberangkatan sesuai jadwal yang biasanya.

“Jadwal berangkat masih seperti biasa tidak ada perubahan, kita seperti biasa masih, kita tetap menerapkan protokol seperti surat edaran gubernur,” ujarnya.

Dikatakan Harpin, bahwa saat ini untuk keberangkatan dari terminal Bandar Deli KMP Pelni tujuan Batam, Tanjung balai Karimun dan Tanjung Priok alami penurunan yang drastis dari keberangkatan yang biasanya.

“Menurut prosedur yang kita ikut dari surat edaran gubernur yang layak berangkat hanya ada 98 penumpang yang terdiri dari pria dan wanita yang layak untuk diberangkatkan karena memiliki kelengkapan seperti dokumen PCR swab dan sertifikat vaksin,” jelasnya.

Dari total yang layak berangkat dari Terminal Bandar Deli tersebut, Harpin menilai bahwa ini adalah penurunan jumlah penumpang paling rendah yang terjadi selama ia bekerja di perusahaan tersebut.

“Kalau kita lihat dari bulan bulan sebelumnya itu biasa jumlah penumpang itu ribuan. Kalau merujuk keberangkatan sebelumnya berjumlah sekitar 10.101 itu penumpang dengan tujuan yang sama, paling rendah pun karena Covid-19 itu sekitar 500-an penumpang, tapi ini terlampau merosot,” paparnya.

Baca juga: 61 Peserta Lulus Seleksi Administrasi Komisioner Komisi Informasi Sumut

Puluhan Tiket Penumpang Dibatalkan

Selain itu disebutkannya, ada puluhan penumpang yang terpaksa dibatalkan tiketnya karena tidak memenuhi syarat protokol kesehatan yang diimbau pemerintah daerah.

“Yang batalkan tiket 85 jiwa tapi gak lengkap dia, lalu tidak ada PCRnya sama sertifikat vaksinnya, kalau memang vaksin ada kita sediakan namun harus ada PCRnya, mereka ini tidak ada PCRnya jadi terpaksa batal, harus pakai PCR sesuai edaran gubernur,” sebutnya.

Harpin menghimbau kepada masyarakat yang ingin melakukan keberangkatan yang menggunakan transportasi laut agar memenuhi prosedur Prokes seperti sertifikasi vaksin, PCR dan swab.

“Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan masyarakat diminta untuk memenuhi syarat-syarat keberangkatan agar terhindar dari penyebaran virus dan juga jangan memaksakan kehendak jika tidak memiliki syaratnya,” pungkasnya.

Reporter: M Ilham Pradilla

GRANPRIZE

Berita Populer