Connect with us

Nasional

Jelang PTM Terbatas Digelar, Pemko Medan Siapkan Surat Edaran dan SOP

“Kita siapkan semua surat edaran termasuk SOP. Nanti kita sebarkan ke sekolah negeri maupun swasta..”

Diterbitkan

on

Jelang PTM Terbatas Digelar, Pemko Medan Siapkan Surat Edaran dan SOP (suara pakar)
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan saat meninjau persiapan SMP Negeri 1 Medan. (Foto: Ilham/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Dinas Pendidikan Kota Medan meninjau persiapan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) jelang mulai diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada 11 Oktober 2021 mendatang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan Topan mengatakan, peninjuan tersebut dilakukan sembari pihaknya tengah menyiapkan surat edaran dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Salah satu sekolah yang telah melakukan persiapan yakni SMP Negeri 1 Medan, Jumat (8/10/2021).

“Kita hari ini melakukan peninjauan dalam rangka persiapan mendatang. Saya berharap semua persiapan ini membawa kebaikan pada pelaksanaan PTM terbatas nantinya,” ungkapnya.

Topan menegaskan sejumlah aturan tersebut nantinya akan menjadi tuntunan pihak sekolah dalam pelaksanaan PTM terbatas. Salah satunya kapasitas ruang kelas yang hanya boleh diisi 10 orang.

“Kita siapkan semua surat edaran termasuk SOP. Nanti kita sebarkan ke sekolah negeri maupun swasta. Jadi nanti diatur secara rinci sehingga para guru dan murid memiliki ‘guidance’ (petunjuk, red.) terkait pelaksanaan tatap muka terbatas,” terangnya.

Topan menegaskan kepada pihak sekolah untuk mematahui surat edaran dan SOP yang telah ditentukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Dia menegaskan hal itu mencegah timbulnya klaster penyebaran Covid-19 karena PTM terbatas.

“Kita harapkan dengan kebijakan pembelajaran tatap muka ini tidak menimbulkan klaster baru, terutama di dunia sekolah, sehingga ke depannya nanti kita bisa semakin baik,” tukasnya.

Baca juga: 250 Supir Angkot Jalani Vaksinasi Jelang Pembelajaran Tatap Muka di Medan

Pemko Medan Lakukan Persiapan di Luar Lingkup Sekolah

Sebelumnya, Pemko Medan sendiri telah melakukan sejumlah persiapan untuk menggelar PTM terbatas. Tak hanya di lingkungan sekolah, persiapan itu juga dilakukan di luar lingkup sekolah.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan persiapan di luar lingkup sekolah itu mengenai akses para siswa menuju sekolah. Dia ingin memastikan seperti angkutan umum yang bakal digunakan para siswa harus steril.

“Terkhusus kegiatan belajar tatap muka yang paling riskan bukan hanya di dalam lingkungan sekolah namun di luar lingkungan sekolah salah satunya adalah angkutan umum karena anak-anak kita menggunakan angkutan umum,” katanya kepada wartawan, Kamis (7/10/2021) kemarin.

Bobby menjelaskan vaksinasi terhadap supir angkut menjadi salah satu syarat PTM bisa digelar. Menurutnya segala bentuk interaksi yang terjadi di dalam angkot berpotensi menjadi salah satu penyebaran Covid-19.

“Harus menjadi syarat. Supirnya harus terjamin dulu sudah divaksin. Karena angkutan umum bisa menjadi salah satu tempat penyebaran Covid karena pengemudinya selalu berinteraksi dengan masyarakat,” terangnya.

Reporter: Ilham

KELASTRADING

Berita Populer