Connect with us

Nasional

Imbas Covid-19, Kunjungan Wisman Sumut Turun Hampir 100 Persen di Februari 2021

“Februari 2021, wisman dari Malaysia merupakan pengunjung yang terbanyak dengan 5 kunjungan,”

Diterbitkan

on

kunjungan wisman ke Sumut (suara pakar)
Objek Wisata Danau Toba, (Foto: Traveltex)

Suarapakar.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) atau turis yang berkunjung ke Sumatera Utara (Sumut) sebanyak 17 pada Februari 2021.

Angka tersebut mengalami penurunan 99,89 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020 sebesar 15.461 kunjungan.

“Jumlah kunjungan wisman ke Sumut terdampak pandemi Covid-19, untuk bulan Februari tercatat 17 kunjungan. Bahkan di Januari 2021 jumlah wisman hanya 8 kunjungan,” ujar Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi, Jumat (2/4/2021).

Suhaimi menjelaskan, pasar utama wisman yang berkunjung ke Sumut pada Februari 201 didominasi oleh negara Malaysia dengan 29,41 persen. Diikuti oleh Yaman 11,76 persen, Singapura dan Belanda masing-masing 5,88 persen.

“Bulan Februari 2021, wisman dari Malaysia merupakan pengunjung yang terbanyak dengan 5 kunjungan atau 29,41 persen dari total wisman yang berkunjung ke Sumut,” jelasnya.

Selain jumlah kunjungan wisman, lanjut Suhaimi, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Utara pada Februari 2021 juga turun 36,58 persen dibanding Januari 2021 sebesar 37,63 persen. Turun 8,66 poin jika dibandingkan dengan Februari 2020 yang tercatat 45,24 persen.

“Pada Februari 2021, TPK tertinggi terjadi pada hotel bintang 5 yaitu mencapai 45,46 persen, sedangkan TPK hotel terendah terjadi pada hotel bintang 1 yang hanya mencapai 20,20 persen,” paparnya.

Wisman tersebut masuk ke Sumut tercatat melalui empat pintu, yakni Bandara Kualanamu International Deliserdang, Pelabuhan Laut Belawan, Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan dan Bandar Udara Silangit.

Baca juga: Kapolda : Perayaan Paskah di Sumut Berjalan Aman

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Indonesia Juga Menurun

Selain itu, BPS pun mengumumkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau turis ke Indonesia juga mengalami penurunan sebesar 86,59 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang sebesar 872,8 ribu.

“Jumlah kunjungan wisatawan 117,2 ribu mengalami penurunan sebesar 14,74 persen (MtM). Kemudian kalau kita bandingkan tahun lalu terhadap Februari 2020 terjadi penurunan sebesar 86,59 persen,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto melansir dari kanal Youtube BPS Statistics, Kamis (1/4/2021).

Berdasarkan kebangsaannya, jumlah wisman yang datang di bulan Februari 2021 berasal dari Timor Leste yaitu 59,8 ribu atau setara 51,1 persen dari 117 ribu kunjungan. Disusul turis asal Malaysia yang jumlahnya 37,5 ribu atau 32 persen, China sebanyak 3000an atau 2,5 persen serta negara lain sebesar 16,8 ribu atau 14,4 persen.

Lebih lanjut, Setianto mengungkapkan, TPK hotel klasifikasi bintang juga menurun 16,82 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 49,22 persen.

Namun, ia menambahkan, TPK hotel klasifikasi bintang masih tertolong dengan adanya wisatawan domestik. BPS mencatat, ada peningkatan secara bulan ke bulan yang sebesar 2,05 persen pada Februari 2021 dibandingkan Januari lalu yang berada di level 30,35 persen.

“Sehingga secara month to month ini mengalami peningkatan 2,05 poin,” jelasnya.

Berita Populer