Connect with us

Raket

Hattrick, Marcus/Kevin Juara Indonesia Open 2021

“Kunci kemenangannya pasti belajar dari kekalahan minggu lalu,”

Diterbitkan

on

Suara Pakar - Marcus/Kevin Juara Indonesia Open 2021
Marcus/Kevin Juara Indonesia Open 2021. (Sumber: Badminton Photo)

Suarapakar.com – Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil keluar sebagai juara Indonesia Open 2021 setelah mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi 21-14, 21-18 di Bali International Convention Center, Minggu (28/11/2021).

Dengan hasil ini, Marcus/Kevin berhasil hattrick di turnamen BWF Super 1000 tersebut. Sebelum di 2021, pasangan berjuluk Minions ini telah menjuarai Indonesia Open di Tahun 2018 dan 2019.

Menurut Marcus, kemenangan itu karena belajar dari pengalaman sebelum duel di final Indonesia Open. Sebagaimana diketahui, Marcus/Kevin sebelumnya telah menghadapi Hoki/Kobayashi di final Indonesia Masters 2021. Akan tetapi pada duel itu Marcus/Kevin kalah 11-21, 21-17, 19-21.

“Kunci kemenangannya pasti belajar dari kekalahan minggu lalu,” ujar Marcus usai laga final.

https://bit.ly/kodesuarapakar

“Sudah lama tidak ketemu. Selama pandemi ini kami tidak bertemu, tapi perubahan mereka banyak. Dari kesalahan kemarin kami evaluasi dan perbaiki cara mainnya kira-kira seperti apa,” ucap Marcus menambahkan.

Komentar senada juga dilontarkan Kevin. Menurut Kevin, permainan Hoki/Kobayashi sama dengan saat di final Indonesia Master.

Dengan pola seperti itu, kata Kevin, dirinya dan Marcus dengan mudah mempelajari dan membuat perbaikan pada final Indonesia Open 2021.

“Pertama saya sangat bersyukur puji Tuhan bisa melewati hari ini dengan baik dan berjalan lancar,” kata Kevin.

“Hari ini kurang lebih mereka mainnya sama seperti minggu lalu, tetapi kami sudah belajar banyak dan mengantisipasi dari minggu lalu,” tutur Kevin melanjutkan.

Baca juga: 3 Wakil Tuan Rumah ke Semifinal Indonesia Open 2021, Berikut Jadwalnya

Greysia/Apriyani Runner Up Indonesia Open 2021

Greysia/Apriyani Runner Up Indonesia Open 2021. (Sumber: Twitter @Badminton Talk)

Sementara itu, hasil berbeda harus diraih Ganda putri tuan rumah, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang harus mengakhiri perjuangan mereka di Indonesia Open 2021 dengan titel juara kedua.

Meski begitu, pasangan peraih keping emas Olimpiade Tokyo 2020 ini mengaku tidak kecewa dengan status runner-up. Karena sudah mengeluarkan kemampuan terbaik saat melawan Nami Matsuyama/Chiharu Shida dari Jepang.

“Kami pernah merasakan menang dan sekarang merasakan kalahnya, kami tidak kecewa dan tidak merasa sedih. Tapi kami ingin terus berjuang dengan maksimal di kemudian hari,” kata Greysia.

Greysia mengungkapkan, pertandingan mereka berlangsung seru. Namun, keduanya merasakan lelah yang luar biasa lantaran bermain reli yang menghabiskan tenaga.

Bahkan, pada gim pertama, sempat terjadi reli terpanjang, yakni 192 kali pukulan.

“Tadi sudah sangat ketat dan mereka jarang melakukan kesalahan, dan mereka juga jarang mati. Kami akui itu. Kalau reli panjang ya seperti gitu, sudah capek tapi harus selalu fokus dengan pukulan. Rasanya seperti mau pecah,” Apriyani, mengungkapkan.

Lagi-lagi, faktor ketahanan mental menjadi hal penting yang perlu diperbaiki oleh keduanya. Baik Greysia maupun Apriyani sepikiran, kondisi fisik yang sangat prima menjadi keharusan.

“Jepang itu lawan yang ulet, mereka bukan hanya kuat tenaga tapi juga mental. Kami secara fisik harus dalam keadaan yang benar-benar fit,” Greysia, menceritakan.

Berita Populer