Connect with us

Kriminal

Hamil Diluar Nikah, Bayi Dalam Karung Dibuang Ibunya ke Sungai

“Saat dilahirkan anaknya masih dalam keadaan hidup, namun karena panik langsung dimasukkan ke karung dan dibuang ke sungai,”

Diterbitkan

on

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira menginterogasi FA, ibu pembuang bayi dalam karung. (Sumber: Humas Polres Asahan/Ilham)

Suarapakar.com – Seorang wanita di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara tega membuang bayi yang baru ia lahirkan ke Sungai Sitio-Tio, Dusun V, Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan.

Satreskrim Polres Asahan pun menelusuri kasus tersebut dan menemukan ibu bayi malang itu berinisial FA (18). Wanita muda itu pun ditetapkan sebagai tersangka. Terungkap bila teganya FA membuang bayi yang baru saja ia lahirkan itu lantaran malu usai hamil di luar nikah.

“Motif dari tersangka melakukan tindakan membuang bayi tersebut untuk menutupi malu, karena bayi tersebut hasil dari pada persetubuhan di luar nikah,” ungkap Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, Jumat (19/11/2021).

Bayi malang itu ditemukan oleh Warsimin (65) warga Desa Sei Silo Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, di aliran Sungai Sitio-tio, Selasa(16/11/2021). Saat ditemukan, kondisi bayi sudah mengenaskan. Kecurigaan berawal Warsimin melihat karung yang dikerubuni lalat tersangkut dekat pohon sawit.

“Saya lihat goni tersangkut dengan pohon sawit, banyak lalat dan bau busuk. Lalu saya pingirkan dan saya buka ternyata mayat bayi. Langsung saya angkat ke darat dan melapor ke warga yang lain,” sebut Warsimin.

Suarapakar - Kelas trading 1 bulan Fakar Suhartami Pratama

Baca juga: Oknum Polisi Cabuli Istri Tahanan Ditahan dan Terancam Dipecat

Sesaat Dilahirkan, Bayi Dibuang Dalam Keadaan Hidup

Putu mengatakan di hadapan penyidik, tersangka FA mengaku membuang bayinya yang berjenis kelamin laki-laki dengan cara dibungkus menggunakan karung dalam keadaan hidup.

“Dari pengakuan tersangka kepada petugas, saat dilahirkan anaknya masih dalam keadaan hidup, namun karena panik langsung dimasukkan ke karung dan dibuang ke sungai,” terangnya.

Akibat perbuatannya tersangka FA saat ini sudah ditahan di Mapolres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka FA dikenakan Pasal 342 KHUPidana Tentang Ibu Membunuh Bayi Baru Dilahirkan Dengan Terencana.

“Dengan ancaman pidana pada pasal ini menyebutkan 9 tahun penjara,” pungkas Putu.

Reporter: Ilham

KELASTRADING

Berita Populer