Connect with us

Nasional

Gubsu Ungkap Penyebab Sakit Kulit yang Diderita 2 Bocah di Madina

“Itu dalam kondisi kita mengajak masyarakat, karena tambang menggunakan merkuri itu membahayakan, dan buktinya sudah banyak,”

Diterbitkan

on

Penyebab Penyakit Kulit yang Diderita 2 Bocah (suara pakar)
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat berkunjung menjenguk dua bocah. (Sumber: Instagram Edy Rahmayadi/Alfiansyah)

Suarapakar.com – Penyebab dua bocah, Muhammad Haikal Nasution (9) dan Habibah Zakira Boru Nasution (3) menderita penyakit kulit aneh. Diduga karena limbah merkuri sisa aktivitas pertambangan emas ilegal di Mandailing Natal.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menduga, penyakit yang diderita dua bocah itu karena limbah merkuri yang dibuang sembarangan dari aktivitas tambang ilegal dikawasan Mandailing Natal.

Selain dua bocah itu, ada juga sejumlah anak yang terlahir cacat di lokasi pertambangan ilegal tersebut.

“Kemungkinan ada sesuatu, itu alternatif. Kedua, kemungkinan genetik. Kalau genetik, orangtuanya duanya sempurna tidak ada apa-apa. Ini yang akan kita pastikan ada apa sehingga kita bisa ambil langkah-langkah penyembuhan,” ungkap Edy, Senin (5/7/2021).

Edy menuturkan bahwa lokasi pertambangan dan rumah kedua bocah itu saling berdekatan.

“Kalau kita lihat dari posisi desanya, itu atasnya ada penambang emas,” katanya.

Baca juga: Gubernur Sumut Jenguk Dua Bocah Penderita Penyakit Kulit

Lapangan Kerja Alternatif

Lebih lanjut Edy menjelaskan bahwa pihak Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintahan daerah setempat masih menjalin komunikasi dengan warga yang melakukan aktivitas tambang di sana, agar kegiatan itu dihentikan.

Pihaknya juga sedang mencari solusi agar membuka lapangan kerja alternatif untuk warga setempat agar tidak melakukan pertambangan ilegal lagi. Dimana berdampak pada kesehatan masyarakat disana.

“Yang mau bertani kita siapkan pertanian, yang mau beternak kita siapkan peternakan, yang mau perikanan kita siapkan. Itu dalam kondisi kita mengajak masyarakat, karena tambang menggunakan merkuri itu membahayakan, dan buktinya sudah banyak,” ucap Edy.

Saat ini, kedua bocah malang itu telah dibawa ke Rumah Sakit Haji Medan. Edy telah membentuk tim dokter untuk melakukan pengecekan termasuk mencari tahu penyebab pasti dari penyakit yang mereka derita.

Reporter: Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer