Connect with us

Nasional

Gubernur Sumut Jenguk Dua Bocah Penderita Penyakit Kulit

“Saya sudah sampaikan kepada ibu dari kedua anak ini, tidak perlu khawatir masalah biaya. Semua yang akan kita bantu yang terpenting, Haikal dan Zakira bisa cepat sembuh dan ceria kembali,”

Diterbitkan

on

Gubernur Sumut Jenguk Dua Bocah Penderita Penyakit Kulit (suara pakar)
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat menjenguk dua orang bocah yang terkena penyakit kulit. (Sumber: Instagram Edy Rahmayadi)

Suarapakar.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), mendatangi rumah dua bocah penderita penyakit kulit di sekujur tubuh di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Minggu (4/7/2021).

Kedatangan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bersama istrinya Nawal Lubis, dan juga Kepala Satgas Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB) Brigjend TNI (Purn) dr Harry Yusmanadi, langsung disambut oleh kedua anak tersebut Muhammad Haikal Nasution (9) dan Habibah Zakira Boru Nasution (3).

“Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kondisi ananda Haikal dan Zakira yang mengalami sakit kulit langka,” ungkapnya.

Ia mengatakan, telah menghubungi Rumah Sakit Umum Haji Medan untuk membawa kedua anak tersebut guna dilakukan pengobatan.

“Tadi saya sudah telepon pihak Rumah Sakit Haji Medan. Insyaallah, kedua anak ini besok akan kita bawa langsung ke sana untuk mendapatkan perawatan intensif,” katanya.

Edy juga menyebutkan bahwa, ia akan membantu terkait biaya pengobatan penyakit langka yang diidap kedua kakak beradik tersebut.

“Saya sudah sampaikan kepada ibu dari kedua anak ini, tidak perlu khawatir masalah biaya. Semua yang akan kita bantu yang terpenting, Haikal dan Zakira bisa cepat sembuh dan ceria kembali,” ucapnya.

Baca juga: Gubsu Tanggapi Temuan BPK soal Anggaran Penangan Covid-19 yang Bocor

Video Penderita Bocah Penyakit Kulit Beredar di Media Sosial

Diketahui, keduanya sempat mengadukan penyakitnya ke media sosial (Medsos). Dalam rekaman video yang dibagikan memperlihatkan sekujur tubuh keduanya mengalami luka terkena penyakit kulit. Namun, kedua orangtuanya tidak memiliki biaya untuk pengobatan.

Di dalam video yang beredar itu dijelaskan, sang kakak laki-laki bernama Haikal (8) sedangkan adiknya bocah perempuan bernama Zakira (3). Melakukan doa yang dipimpin oleh sang kakak lalu diikutin adiknya dengan suara parau, karena menahan sakit.

“Ya Allah, berikan kami rezeki. Agar bisa beli susu, beli jajan dan tolong kami berobat, biar kami cepat sembuh,” ungkapnya.

Ibu ke dua bocah tersebut, Nisa (27) membenarkan ucapan anaknya itu. Ia mengatakan sejak kecil anaknya mengalami penyakit kulit, yang diawali oleh bencolan di bagian tubuhnya.

“Tapi nggak separah seperti sekarang itu,” tuturnya.

Ia menyebutkan, seiring bertambah usia benjolan itu menyebar, kesekujur tubuh anaknya, lalu mengelupas. Kondisi ini membuat dua anaknya kerap menderita menahan sakit.

“Keluhannya kalau lagi kumat sakitnya sakitlah, kalau pecah ya terkelupas, nampak terkelupas kulitnya lebar terkelupas, pedih lah, pasti sakit. Anak saya terus menangis,” tuturnya.

Nisa juga menjelaskan, akibat penyakit ini bagian tubuhnya anaknya juga cacat. Padahal saat dilahirkan kondisinya normal.

“Karena kalau sekarang dia maaf cakapnya, jari-jarinya rusak. Kukunya nggak ada, kalau lahirnya dulu normal, kayak anak biasa gitu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan terkait persoalan ini pihaknya sudah melakukan perobatan ke beberapa rumah sakit, namun belum diketahui penyebab pasti penyakit ke dua anaknya.

“Lain-lain jawaban dari tim medis. Ada yang bilang virus kucing, ada yang bilang kanker, ada yang bilang keturunan,” kata Nisa.

Ia mengatakan bukanlah merupakan penduduk asli Kota Medan, namun warga Kabupaten Mandaling Natal. Saat ini ia mengaku tidak sanggup membiayai perobatan anaknya, terlebih suaminya hanya seorang buru tani, penghasilannya hanya cukup bagi biaya hidup dan membeli susu Zakira

“Biaya jadi kendala, karena tidak sanggup bayar BPJS, bukan belum diurus,” pungkasnya.

Reporter : Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer