Connect with us

Nasional

Giliran Anggota DPRD Deliserdang Sidak Gudang Minyak Goreng

Diterbitkan

on

Suarapakar.com – Komisi III DPRD Deliserdang inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang terkait temuan dugaan penimbunan 1,1 juta kg minyak goreng. Gudang yang ditemui jutaan kilogram minyak goreng menjadi sasaran sidak tersebut.

Tiga perusahaan yang menjadi tujuan sidak diantaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT Sumber Alfaria Trijaya TBK (Alfamart) di Jalan Industri Tanjung Morawa- B, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang dan PT Salim ivomas Pratama di Jalan Sudirman, Kelurahan Pertapahan, Kabupaten Deliserdang.

Dalam sidak, Tim Komisi III DPRD Deliserdang di pimpin kordinator sidak Misnan Aljawi, Ketua Komisi III Agustiawan Saragih, Sekretaris Komisi III Wastiana Harahap, Maya Sinta Sianturi. Tujuan pertama tim menuju Pabrik Minyak Goreng Bimoli PT Salim Ivomas Pratama di Lubukpakam.

Setelah memberikan penjelasan terkait kunjungan ini, tim Komisi III DPRD Deliserdang lalu bergerak menuju Gudang PT Indomarco Prismatama di Jalan Industri Tanjung Morawa Deliserdang dan bertemu langsung dengan Kepala Cabang PT Indomarco Prismatama Sumut, Jonanda.

Pimpinan rombongan sidak DPRD Deliserdang, Misnan Aljawi SH MH mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk melihat langsung seperti apa pendistribusian minyak goreng yang di lakukan oleh Indomaret. Untuk mengecek apakah ada penimbunan Minyak Goreng seperti yang ramai di beritakan media.

“Setelah kami melakukan sidak ke lapangan baru kami rumus kan di komisi untuk langkah berikutnya akan kami gelar RDP dengan semua pihak yang terkait. Dari hasil RDP baru kami putuskan untuk mengeluarkan rekomendasi dari DPRD Deliserdang,” kaya Misnan.

Dituding Timbun Minyak Goreng, Ini Kata Pengelola Gudang

Sementara itu, Kepala Cabang PT Indomarco Prismatama Sumut Jonanda mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan penimbunan minyak goreng karena berdampak kerugian bagi perusahaan karena barang tidak berganti.

“Sebetulnya bukan penimbunan yang kami lakukan, memang minyak yang masuk dengan kontainer itu kami susun di gudang untuk setelah ada permintaan dari toko baru kami kirim biasanya 2 hingga tiga hari sekali kami kirim, dua hari ini stok minyak goreng kemasan kami cukup banyak merek Bimoli dan merek Sania sudah masuk segera kami kirim ke toko sesuai perintah dari Kementerian Perdagangan,” ucap Jonanda.

Terkait temuan 1.180 kotak minyak goreng kemasan oleh tim Satgas Pangan beberapa hari lalu, katanya bertepatan barang belum didistribusikan ke sejumlah gerai Indomaret. Jonanda mengatakan kalau PT Indomarco Prismatama hanya penyalur sementara barang masuk dari distributor.

“Kami pesan dari distributor menurut jumlah yang kami butuhkan, ada 9 distributor untuk pesanan minyak goreng yang memasok ke PT Indomarco Prismatama,” pungkas Jonanda.

Kontributor: Gunawan

Berita Populer