Connect with us

Peristiwa

5 Korban Kecelakaan Avanza VS Bus Intra Dikebumikan 1 Liang Lahat

Isma Al Jannah, Juwita, Nur Annisa, Facrul Hanafi, dan Arzita dimakamkan satu liang lahat.

Diterbitkan

on

5 Korban Kecelakaan Avanza Dikebumikan 1 Liang Lahat (suara pakar)
Warga mengantarkan jenazah Isma Al Jannah, Juwita, Nur Annisa, Facrul Hanafi, dan Arzita sesaat sebelum dimakamkan dalam satu liang lahat di TPU Jalan Kamboja Dusun 1, Lau Dendang, Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/2/2021).

Suarapakar.com – Lima dari 9 korban kecelakaan mobil Avanza kontra bus Intra dimakamkan dalam satu liang lahat di tempat pemakaman umum (TPU) Jalan Kamboja Dusun 1, Lau Dendang, Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/2/2021).

Kelima yang dimakamkan satu liang lahat yakni, Isma Al Jannah, Juwita, Nur Annisa, Facrul Hanafi, dan Arzita. Sebelum dikebumikan, kelimanya di sholatkan di Masjid Al Iman dimana mereka biasa menimba ilmu.

Sebelumnya empat korban kecelakaan lainnya sudah dikebumikan terlebih dahulu di TPU yang sama selesai Sholat Zhuhur. Yaitu, Ridho, Fikih, Rafika Anggraini, Nadila Anggraini. Dua kakak beradik, Rafika dan Nadila dIkebumikan di satu liang lahat yang sama. Lainnya, Ridho dan Fikih dikebumikan diliang yang berbeda.

Isak tangis pun mewarnai pemakaman kelima korban kecelakaan Avanza kontra bus Intra tersebut. Kesembilannya dikenal aktif dilingkungan tempat tinggal mereka sebagai remaja mesjid.

Baca juga: Duka 9 Korban Kecelakaan, BKPRMI Kehilangan Kader Terbaik

Firasat Keluarga: Isma Dua Kali Salam dan Cium Tangan

korban kecelakaan avanza

Isma semasa hidup bersama kedua orang tuanya (foto : istimewa)

Sementara itu, Yanti (50), ibu Isma Al Jannah (22), salah satu korban tewas dalam mendapat firasat sebelum peristiwa yang merengut nyawa anaknya itu.

Yanti mengaku, sebelum berangkat ke Pematangsiantar untuk menghadiri pesta pernikahan rekannya, Isma sempat pamit dan salam kepadanya. Namun kata warga Dusun IX Desa Lau Dendang, Kabupaten Deli Serdang itu, dari salam tersebut ia merasa ada yang berbeda dari Isma. Hal ini karena Isma izin pamit dan minta salam kepada ibunya sebanyak dua kali.

“Padahal dia sudah keluar rumah dan sudah izin cium tangan saya, namun baru beberapa langkah keluar dari rumah, dia balik lagi kemudian kembali mencium tangan saya,” ujar Yanti.

Karena merasa ada yang aneh, Yanti pun menanyakan hal tersebut kepada anaknya itu, namun Isma hanya mengatakan mau pamit pergi. Yanti pun berusaha keras berpikir positif agar anaknya dalam keadaan baik-baik saja.

Anaknya pun pergi bersama ke-8 teman-temannya. Hingga akhirnya kabar duka itu pun ia terima. Sang anak bersama korban lainnya terlibat kecelakaan di Jalinsum Tebingtinggi-Pematangsiantar, tepatnya Dusun IV Desa Pabatu Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Minggu (21/2/2021).

Video Pemakaman Korban Kecelakaan Avanza Kontra Bus Intra

Reporter : Muhammad Ilham Pradilla

Berita Populer