Connect with us

Nasional

Fakar Dorong DPK Bapera Medan Miliki Bisnis Ekonomi Kreatif

“Mereka itu memiliki masing-masing minimal satu jargon tersendiri aplikasi digital mereka dan itu bakal digerakkan oleh anak-anak Bapera semuanya,”

Diterbitkan

on

Ketua DPD Bapera Kota Medan, Fakar Suhartami Pratama paparkan program bagi DPK se-Kota Medan di Le Polonia Hotel, Rabu (30/6/2021) malam. (Foto: M Rizki Harahap/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kota Medan, Fakar Suhartami Pratama dorong jajarannya miliki bisnis ekonomi kreatif. Hal ini bertujuan untuk pembentukan ekonomi kreatif, pola pikir kesadaran masyarakat terutama anak milenial.

Ini dikatakan Fakar pada seminar edukasi digital dan pembentukan pola pikir masyarakat di era pandemi Covid-19 serta mengajak anak muda milenial untuk bisnis digital di Le Polonia Hotel Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Rabu (30/6/2021) malam.

“Kenapa saya ambil anak muda? Pertama, karena anak muda itu masih memiliki pola pikir dan mindset yang masih biasa diterima. Kedua, mereka anak milenial, artinya untuk beli barang seperti di market place mereka lebih paham,” tutur Fakar.

Seminar yang dihadiri 100 peserta itu, Fakar menjelaskan, nantinya tiap Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Bapera Medan memiliki usaha masing-masing. Usaha tersebutlah dikelola dengan baik dan dikembangkan. Hal ini pula yang membuktikan bahwa Fakar tak menginginkan jajarannya lakukan pungli.

“Jadi, programnya membuat mereka itu semua per DPK, per kecamatan mereka itu memiliki bisnis masing-masing. Mereka itu memiliki masing-masing minimal satu jargon tersendiri aplikasi digital mereka dan itu bakal digerakkan oleh anak-anak Bapera semuanya,” jelas pemilik Fakartrading itu.

Fakar menjelaskan konsep bisnis kreatif era digital yang akan digerakkan DPK Bapera Medan. (Foto: M Rizki Harahap/Suara Pakar)

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Warga, Bapera Medan Siapkan Program Pelatihan Remaja

Target Januari 2022 Seluruh DPK Bapera Medan Miliki Bisnis

Fakar menjabarkan, program tersebut akan berjalan mulai Januari 2022.

“Pembuatan itu enam bulan, setelah itu kita bakalan launching di awal tahun 2022. Kita target sukses itu Desember 2022,” tuturnya.

Dia juga membeberkan produk yang akan diciptakan oleh anggota Bapera Muda ini. Yaitu berkonsep digital seperti alat media sosial, Usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis digital, aplikasi lelang, dan aplikasi jual sayur mayur serta masih banyak lagi.

“Produk kita banyak salah satunya, kita bakal bikin aplikasi seperti bigo live, yang kedua kita lebih kemasyarakatan juga ada terus kita ada pembentukan UMKM juga berupa digital. Kita juga ada aplikasi lelang harga lelang, harganya bukan makin mahal tetapi lebih rendah, baru setelah itu yang paling keren itu nanti kita akan ada sayur box, jadi jualan sayur yang masih segar,” jabar pemilik Suara Pakar itu.

“Jadi ini adalah pemikiran dari semua anggota, bukan hanya saya sendiri. Saya tanya ke mereka, kenapa sayur box sekarang era corona kita butuh kesehatan dan ini lebih sehat dari pada yang lainnya,” tambah pria berkacamata itu.

Ia berharap, kiranya program tersebut berjalan lancar agar bisa membangkitkan perekonomian untuk masyarakat khususnya Kota Medan.

“Minimal 50 persen itu terelasasikan dan lancar. Karena ini untuk membangkitkan Kota Medan sendiri. Karena yang diutamakan itu Kota Medan, yang punya 2,9 juta jiwa. Jadi harapannya di setiap kecamatan mereka saling bergerak dan kita saling bekerja sama,” pungkas Fakar.

Video Penjelasan Fakar Soal Program Ekonomi Kreatif Bapera Medan

reporter: Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer