Connect with us

Tekno Informasi

Facebook Rilis Live Audio Rooms, Fitur Baru Mirip Clubhouse

Facebook rencananya akan mengujicoba fitur Live Audio Rooms ke puluhan juta komunitas aktif.

Diterbitkan

on

Facebook Luncurkan Bulletin (suara pakar)
Aplikasi Facebook. (Foto: M Rizky Harahap)

Suarapakar.com – Facebook merilis fitur baru yang bernama Live Audio Rooms. Fitur yang diduga meniru konsep Clubhouse itu dibuat agar pengguna dapat membuat obrolan audio untuk berdiskusi.

Head of Facebook App, Fidji Simo mengatakan, fitur Live Audio Rooms diciptakan agar pengguna dapat dengan mudah terkoneksi satu sama lain sambil membahas obrolan apapun yang relevan.

“Dengan ini, pengguna dapat terinspirasi oleh ide-ide baru yang dibicarakan serta mampu melakukan perbincangan dengan orang-orang yang sepemikiran dengan mereka,” ujarnya sebagaimana dilansir dari blog resmi Facebook, Selasa (20/4/2021).

“Pengguna juga bisa menceritakan pengalaman pribadi mereka dan bergabung dalam ruang obrolan, kapan pun, dan di mana pun,” lanjut Fidji Simo menjelaskan.

Melalui fitur Live Audio Rooms, lanjut Simo, pengguna Facebook dapat membuat sesi diskusi virtual dengan topik tertentu yang nantinya dapat didengar secara langsung oleh pendengar lain.

Sementara itu untuk desain, tampilan fitur tersebut terbilang cukup sederhana. Karena hanya ada foto profil sekaligus nama pengguna dibawahnya.

Adapun perbedaan Clubhouse dengan fitur terbaru Facebook, yaitu daftar pendengar atau pembicara yang hadir di Live Audio Rooms akan disusun dalam empat kolom. Setiap mendengarkan sesi obrolan, pengguna akan menjumpai banyak partisipan lain yang muncul dan bisa langsung ditambahkan sebagai teman.

Kedepannya, jejaring sosial besutan Mark Zuckeberg itu rencananya akan mengujicoba fitur Live Audio Rooms ke puluhan juta komunitas aktif di Facebook.

Baca juga: Mei 2021, Clubhouse Versi Android Akan Segera Rilis

Fitur Baru Soudbites dan Podcast

Selain Live Audio Rooms, Facebook juga memperkenalkan dua fitur berbasis audio lainnya, yakni Soundbites dan Podcast.

Untuk Soudbites, sebenarnya fitur ini sangat mirip dengan Stories. Hanya saja, yang ditampilkan bukanlah berupa video, melainkan hanya suara yang dikemas layaknya klip audio yang berdurasi singkat.

Melalui Soundbites, pengguna bisa merekam suara serta membagikan konten audio yang berisi kata-kata motivasi, puisi, lelucon, ASMR, dan ungkapan diri mereka. Selain itu, pengguna juga bisa menambahkan efek atau filter suara lainnya sebagai pelengkap dari konten audio yang akan mereka unggah.

Sebelum rilis, Soundbites akan diuji terlebih dahulu oleh beberapa konten kreator yang dipilih Facebook untuk menjajal fitur baru tersebut.

Kami akan mulai menguji Soundbites dalam beberapa bulan ke depan dengan menggandeng sejumlah kreator dan melihat bagaimana respon mereka sebelum fitur ini dirilis untuk semua orang,” jelas Fidji Simo.

Sedangkan untuk Podcast, pengguna akan disuguhkan dengan berbagai macam konten berupa audio. Konten audio tersebut akan terus diputar, sehingga pengguna bisa melakukan multitasking atau membuka aplikasi-aplikasi lain tanpa harus menyetop podcast yang tengah didengarkan.

Selain itu, kata Facebook, fitur Podcast memberikan peluang bagi podcaster untuk mempromosikan podcast-nya lebih luas. Apalagi bagi podcaster yang telah memiliki basis penggemar di platform lain.

Podcast sendiri adalah rekaman audio serupa siaran radio yang biasanya menyajikan pembahasan suatu topik oleh satu orang atau lebih. Formatnya biasanya audio digital.

Berita Populer