Connect with us

Tekno Informasi

Facebook Kini Punya Fitur Reels, Mirip Instagram dan TikTok

Secara internal, Facebook dilaporkan khawatir akan pengaruh ke TikTok di mana remaja menghabiskan lebih banyak waktu di TikTok daripada di aplikasi Facebook.

Diterbitkan

on

Facebook Kini Punya Fitur Reels (suara pakar)
Facebook secara resmi membawa Reels ke aplikasi utamanya, fitur mirip dengan aplikasi TikTok dan Instagram. (Sumber: Variety)

Suarapakar.com – Reels, fitur mirip dengan aplikasi TikTok buatan Facebook kini tak hanya hadir di Instagram. Sebab, mulai hari ini, Kamis (30/9/2021) Facebook secara resmi membawa Reels ke aplikasi utamanya.

Dengan adanya perubahan tersebut, pengguna dapat membuat konten Reels langsung dari Facebook. Juga akan merekomendasikan video pendek di semua news feed pengguna.

Facebook telah menguji berbagai cara untuk mengeluarkan Reels dari Instagram untuk sementara waktu dan mulai menguji fitur lintas posting pada bulan lalu.

Sekarang pun Facebook juga menguji fitur yang memungkinkan kreator Reels di Instagram untuk mempromosikan video mereka di news feed Facebook secara langsung, bahkan jika mereka tidak menggunakan aplikasi.

Reels menjadi semakin penting bagi Facebook dan upayanya untuk menantang TikTok. Facebook terus menambahkan fitur ke Reels dan berusaha memikat kreator konten dengan janji pembayaran untuk mencapai tonggak tertentu.

Baca juga: Twitter Uji Coba Fitur Safety Mode, Otomatis Blokir Ujaran Kebencian

Program Bonus Khusus Undangan

Dilansir dari The Verge, Kamis (30/9/2021) sekarang Facebook menambahkan program bonus ‘khusus undangan’ baru bertepatan dengan peluncuran Reels di Facebook. Dan mendorong pembuat konten untuk mulai memposting di jejaring sosial.

Tapi itu adalah tantangan potensial bagi TikTok yang bisa menjadi paling signifikan bagi Facebook.

Sebuah dokumen yang dilaporkan oleh The Wall Street Journal menunjukkan bahwa Facebook telah berjuang untuk mendorong remaja dan pengguna yang lebih muda untuk memposting konten asli dari Reels bukan postingan ulang dari aplikasi lain.

Secara internal, Facebook dilaporkan khawatir akan pengaruh ke TikTok di mana remaja menghabiskan lebih banyak waktu di TikTok daripada di aplikasi Facebook.

Mempromosikan Reels di aplikasi utama Facebook yang sudah tidak terlalu populer di kalangan remaja, mungkin bukan cara yang paling langsung untuk menyelesaikannya.

Akan tetapi, mendapatkan lebih banyak perhatian pada Reels pengguna, akan membantu fitur tersebut berkembang bahkan jika pengguna teratasnya tidak menghabiskan banyak waktu di Facebook itu sendiri.

KELASTRADING

Berita Populer