Connect with us

Politik

Edy Rahmayadi Kembali Akan Memperpanjang PPKM di Sumut

Alasan Gubsu memperpanjang masa PPKM di sumut karena penyebaran Covid-19 masih terus terjadi.

Diterbitkan

on

PPKM di Sumut (suara pkar)
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. (Foto: Istimewa)

Suarapakar.com – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kembali memperpanjang kebijakan PPKM di Sumut mulai 1 Maret hingga 14 Maret 2021. Langkah ini dilakukan seiring berakhirnya masa Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Sumut, sejak 28 Februari 2021.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah mengatakan bahwa keputusan memperpanjang masa PPKM di sumut karena penyebaran Covid-19 masih terus terjadi. Indikator ini terlihat dari jumlah pasien yang masih terus bertambah di Sumut.

“Oleh karena itu, Gubernur akan mengeluarkan segera surat edaran PPKM itu. Di mana, PPKM dimulai 1 sampai 14 Maret dan terus akan dievaluasi,” kata Aris, Senin (1/3/2021).

Aris mengungkapkan hingga Minggu (25/2/2021), akumulasi kasus Covid-19 Sumut telah mencapai 24.528 orang. Angka ini kembali meningkat, setelah didapatkan 110 kasus baru dari 3 kabupaten/kota, diantaranya Medan, Deli Serdang dan Labura. Kota Medan sendiri mencatatkan penambahan 97 kasus baru, Deliserdang 12 kasus baru dan Labura satu kasus baru.

“Sehingga saat ini akumulasi kasus Covid-19 di Medan menjadi 12.568, Deliserdang 3.075 dan Labura 154,” ungkapnya.

Sedangkan untuk angka kesembuhan, diperoleh penambahan 106 kasus dari 10 kabupaten/kota, sehingga akumulasinya kini menjadi 21.214 orang. Penambahan terbanyak berasal dari Medan dengan 76 orang, Binjai 11 orang dan Deliserdang 9 orang.

“Untuk Kota Medan akumulasi kesembuhan sudah mencapai 10.724 orang dan Deliserdang 2.646 orang,” papar Aris.

Kemudian untuk kasus kematian, diperoleh penambahan 5 orang, masing-masing 2 dari Medan dan 1 dari Pematang Siantar, Binjai dan Labura. Oleh karena itu, akumulasi kasus pasien Covid-19 di Sumut yang meninggal dunia telah mencapai sebanyak 837 orang, dengan jumlah terbanyak dari Medan 386 orang.

“Dari data tersebut diketahui bahwa kasus aktif Covid-19 Sumut saat ini ada 2.477 orang, dengan 1.448 diantaranya berasal dari Medan,” pungkasnya.

Baca juga: Mengedukasi Warga Manfaat Eucalyptus Penangkal Covid-19

PPKM di Sumut Tertuang Dalam Instruksi Gubernur

Diketahui, perpanjangan PPKM di Sumut tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumut yang mengimbau agar perkantoran atau tempat kerja harus bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) sebesar 50 persen dari total karyawan/pekerjanya.

Namun, untuk sektor esensial seperti kebutuhan pokok, kesehatan, bahan pangan dan minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri objek vital nasional tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional.

Berita Populer