Connect with us

Sepakbola

Dukungan Bobby Nasution Kelola PSMS Makin Menguat

“Makanya kita ini harus solid supaya Bapak Gubernur mau mendengar aspirasi terhadap kaum-kaum muda yang ingin membuat suatu perubahan yang lebih baik terhadap klub sepakbola di Kota Medan, khususnya PSMS Medan,”

Diterbitkan

on

Dukungan Bobby Nasution Kelola PSMS Makin Menguat (Suara pakar)
Ketua BPD HIPMI Sumut, Ade Jona Prasetyo (berdiri) dukung Walikota Medan Bobby Nasution untuk mengelola PSMS Medan, Senin (14/2/2022). (Foto: Haris Iskandar/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Insan olahraga dorong Walikota Medan Muhammad Bobby Nasution turut andil kelola PSMS Medan. Langkah ini guna mengurus PSMS bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Dorongan ini diungkapkan para insan olahraga bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut dalam diskusi publik ‘PSMS Reborn’ yang mengambil tema peran pemuda dalam tata kelola PSMS dengan lebih meningkatkan mutu dan profesionalisme, Sabtu (12/2/2022).

“Kami berharap Wakil Ketua Umum DPP HIPMI, yang juga Walikota Medan (Bobby Nasution) untuk dapat mengambil langkah yang tepat untuk bisa mengelola PSMS ini ke depan,” tutur Ketua BPD HIPMI Sumut, Ade Jona Prasetyo.

Dihadapan mantan pemain PSMS, Tumsila dan lainnya, supporter, perwakilan SOWO PWI Sumut, Selingkuh Sembiring dan insan olahraga lainnya, pria yang akrab disapa Jona itu optimis, PSMS memiliki nilai jual tinggi dalam segi bisnis. Hal ini menilik klub lainnya yang lahir pada era perserikatan, seperti Persebaya atau Persib. Katanya, tak sulit pula menarik investor bila PSMS dikelola dengan profesional.

“Ini bentuk strategi yang nantinya akan kami bahas sebagai calon investor dan kawan-kawan pengusaha semua. Kami HIPMI juga sifat saling bergotong royong bersama demi memajukan industri sepakbola yang ada di Kota Medan,” harapnya.

Ia pun akan melakukan langkah secepatnya, agar kesiapan PSMS kompetisi musim depan segera disiapkan. Langkah pertama, yakni pembicaraan dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebagai pemilik saham mayoritas PSMS Medan. Juga mendorong Bobby Nasution agar bersedia turun tangan menangani PSMS.

“Jadi 2022 ke depan diharapkan menjadi momentum kebangkitan PSMS dan ini adalah harapan kita bersama. Makanya kita ini harus solid supaya Bapak Gubernur mau mendengar aspirasi terhadap kaum-kaum muda yang ingin membuat suatu perubahan yang lebih baik terhadap klub sepakbola di Kota Medan, khususnya PSMS Medan,” ujarnya mengakhiri.

PSMS sendiri kembali gagal tampil ke Liga 1. Klimaks PSMS musim 2021/2022 ini, gagal melaju ke babak semifinal. Dewa United adalah tim yang menghentikan langkah anak asuh Ansyari Lubis yang hanya sampai babak 8 besar.

Baca juga: Ini Pemain Timnas Indonesia Piala AFF U-23 yang Kena Covid-19

Dorong Bobby Nasution Kelola PSMS, Benahi 40 Klub

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Medan Iswanda Nanda Ramli menegaskan, langkah tersebut juga membenahi klub-klub PSMS tersebut. Persoalan 40 klub PSMS ini menurutnya cukup pelik, sehingga butuh pemikiran sepaham agar PSMS mengikuti klub lainnya yang lahir pada era perserikatan.

“Memang 40 klub berada dibawah PSMS, sama seperti Persib Bandung dan mereka berhasil menjadi klub profesional. Kita harus meniru daerah lain, walau kita terlambat. Kita tahu bagaimana Rans, Persis Solo, Dewa United. Karena mereka adalah klub profesional,” jelasnya.

Nanda pun menegaskan, hal ini dapat terwujud demi menjadikan PSMS berprestasi dan kembali berlaga di Liga 1.

“Harapan kita bersama, PSMS bisa dikelola secara bersama oleh bapak Gubernur dan Walikota Medan. Agar ke depan PSMS bisa lebih profesionalitas dan menjadi klub industri hingga mampu kembali ke era jayanya lagi. Dan ini tentu menjadi mimpi kita bersama,” pungkas Nanda.

Berita Populer