Connect with us

Kriminal

Dugaan Korupsi Pengadaan Tinta, Kejari Geledah Kantor Disdukcapil Deliserdang

Penggeledahan yang dilakukan Kejari Deliserdang ke kantor Disdukcapil Deliserdang terkait dugaan korupsi pengadaan tinta untuk KTP.

Diterbitkan

on

Tim Kejari saat membawa barang bukti dari kantor Disdukcapil Deliserdang. (Foto: Gunawan/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Deliserdang, Senin (19/7/2021).

Pantauan di lokasi, kedatangan Tim Pidsus Kejari Deliserdang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Yos Arnol Tarigan SH. Hasil penggeledahan tersebut, tampak petugas Kejari mengeluarkan beberapa kotak dan karung tinta komputer (Fargo) yang mencetak KTP.

Karena barang bukti cukup banyak, Tim Pidsus Kejari Deliserdang hanya membawa beberapa tinta saja. Selanjutnya tampak pintu gudang logistik disegel petugas.

Informasi didapatkan, di lokasi petugas menyidik dugaan korupsi pengadaan tinta yang digunakan untuk mencetak KTP. Salah satu dari tinta itu tertera masa produksi dan kadaluarsanya. Sedangkan yang satu lagi tidak tertera kode produksi dan masa kadaluarsanya.

Mencuatnya kasus dugaan korupsi pengadaan tinta itu, karena adanya laporan dari masyarakat sehingga Kejari Deliserdang melakukan penyelidikan. Bahkan puluhan pegawai dari Disdukcapil Deliserdang sudah dimintai keterangan oleh Kejari Deliserdang.

“Kalau sudah dilakukan penggeledahan berarti kasusnya sudah tahap penyidikan,” sebut salah seorang jaksa yang ikut melakukan penggeledahan.

Baca juga: Polda Sumut Kirim 3 Tersangka Kasus Jual Beli Vaksin Ilegal ke Jaksa

Kadis Disdukcapil Angkat Bicara Terkait Penggeledahan Oleh Kejari Deliserdang

Petugas Kejari saat menyegel gudang logistik Disdukcapil Deliserdang. (Foto: Gunawan/Suara Pakar)

Sementara itu, Kadis Disdukcapil Deliserdang Gustur Siregar kepada wartawan mengatakan, penggeledahan yang dilakukan Kejari Deliserdang terkait pengadaan tinta. Namun ia tak mengingat berapa nominal anggarannya.

“Anggarannya miliaran rupiah, aku tidak ingat,” jelasnya.

Gustur Siregar pun mengakui, jika dirinya dan puluhan pegawai lainnya sudah diperiksa Kejari Deliserdang sekitar sebulan lalu.

“Pengadaan tinta komputer itu tahun 2019 lalu,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang Jabal Nur SH belum bersedia memberikan keterangan persnya.

Dalam penggeledahan yang dilakukan Kajaksaan Deliserdang ini, tampak membuat kaget masyarakat yang sedang mengurus dokumen di kantor pemerintah tersebut.

Kontributor: Gunawan

GRANPRIZE

Berita Populer