Connect with us

Kriminal

Dikira Polisi, Perampok Toko Emas di Pasar Simpang Limun Kaget Lihat Satpam

“Saat hendak melakukan aksinya itu, mereka tidak langsung bergerak. Mereka memastikan keadaan terlebih dahulu,”

Diterbitkan

on

dikira-polisi-perampok-toko-emas-di-pasar-simpang-limun-kaget-lihat-satpam
Keempat pelaku perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan terekam kamera pengawas. (Foto: Suara Pakar)

Suarapakar.com – Aksi perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun hampir saja gagal, setelah para pelaku dikejutkan dengan petugas keamanan Satpam yang mengenakan kaos coklat mirip yang kerap digunakan pada pakaian dalam polisi.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengungkapkan bahwa sebelum beraksi mereka sempat memutari dua toko emas yang menjadi sasaran. Yakni, toko emas Masrul dan Aulia Chan.

“Namun, mereka kaget melihat ada seorang petugas keamanan yang memakai baju kaos. Melihat petugas keamanan itu, mereka duga itu anggota polisi,” ungkap Panca.

Hal tersebut membuat para pelaku gugup dan otak pelaku Hendrik Tampubolon, menginstruksikan untuk mengitari sasaran. Hingga para pelaku memastikan jika petugas yang memakai kaos coklat tersebut bukan personel polisi.

“Mereka kemudian memutar ke belakang toko emas dan saat hendak menuju toko emas yang menjadi target itu, mereka langsung menodong senjata ke arah petugas yang memakai baju coklat itu,” jelasnya.

“Sementara, pelaku yang lain beraksi ke toko emas Masrul dan Aulia Chan,” sambung Panca.

Aksi perampokan bersenjata api ini dikomandoi Hendrik warga Jalan Paluh Kemiri Lubuk Pakam Kabupaten Deliserdang. Pelaku lainnya, Farel (21) warga Jalan Garu 1 Gang Manggis Kecamatan Medan Amplas, Paul (32) warga Jalan Menteng VII Gang Horas Kecamatan Medan Denai, Prayogi alias Bejo (25) Jalan Bangun Sari, Lingkungan II, Kecamatan Medan Johor dan Dian.

Perampok Simpang Limun

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menunjukkan barang bukti perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun. (Foto: Jafar Wijaya/Suara Pakar)

Baca juga: Perampok Toko Emas di Pasar Simpang Limun Gunakan Senjata Api Rakitan

Hanya 1 Hari Perampok Toko Emas Simpang Limun Pelajari Situasi

Panca menyebutkan, persiapan matang memang sudah disiapkan para pelaku. Termasuk mempelajari situasi dan kondisi serta yang menjadi target aksi perampokan tersebut.

Para pelaku ini sudah merencanakan aksinya dengan matang sehari sebelum mereka beraksi pada Kamis (26/8/2021) lalu.

“Mereka (pelaku) pada sehari sebelum kejadian itu atau pada Rabu (25/8/2021) sudah melakukan observasi lokasi yang menjadi targetnya,” kata Panca

Panca mengatakan bahwa setalah mereka melakukan observasi lapangan itu, Kamis (26/9/2021) siang mereka langsung bergerak ke lokasi target mereka.

“Saat hendak melakukan aksinya itu, mereka tidak langsung bergerak. Mereka memastikan keadaan terlebih dahulu,” ucapnya.

Usai melakukan aksinya, para pelaku kemudian lari ke arah parkiran sepeda motor yang berada di Jalan M Nawi Harapan.

“Saat itu sempat dikejar warga. Namun, karena pakai senjata warga tidak berani mendekat. Saat di parkiran. Seorang tukang parkir sempat mencoba menggagalkan aksinya. Tapi malah tukang parkir ditembak pelaku,” tandas Panca.

Kapolda juga menambahkan bahwa dalam kasus ini, lima orang pelaku berhasil diamankan. Di mana, satu orang yang merupakan otak pelaku berhasil ditembak mati.

“Otak pelaku dari perampokan ini adalah Hendrik Tampubolon,” pungkas Panca.

Video Paparan Peram pokan Toko Emas Pasar Simpang Limun Medan

Reporter: Jafar Wijaya

Berita Populer