Connect with us

Peristiwa

Dibubarkan Paksa, Satpol PP Nyaris Bentrok dengan Pengungsi Afghanistan

“Mereka ada pukul 3 orang, sampai sekarang 2 orang sudah masuk rumah sakit. Sampai sekarang saya tidak tahu apa dosa kami, apa kesalahan kami,”

Diterbitkan

on

Dibubarkan Paksa, Satpol PP Nyaris Bentrok dengan Pengungsi Afghanistan (suara pakar)
Salah seorang pengungsi Afghanistan bersitegang dengan personel Satpol PP Kota Medan di depan Kantor UNHCR Medan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (15/12/2021) sore. (Sumber: Istimewa)

Suarapakar.com – Personel Satpol PP Kota Medan nyaris terlibat bentrok dengan warga pengungsi Afghanistan di depan Kantor UNHCR Medan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (15/12/2021) sore.

Pantauan Suara Pakar di lokasi, adapun kedua belah pihak bersitenggang, usai sejumlah atribut warga Afghanistan seperti tenda kamping diamankan petugas Satpol PP. Puncaknya, saat petugas mengamankan para warga Afghanistan untuk dikembalikan ke tempat pengungsian di Jalan dr Mansur.

Alhasil petugas berangsur menggiring puluhan warga Afghanistan masuk ke dalam mobil. Mereka selanjutnya diboyong ke tempat pengungsian semula.

Pelaksana tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Medan, Rahmat menjelaskan tindakan itu dilakukan pihaknya untuk menertibkan tempat fasilitas umum yang digunakan para warga Afghanistan untuk menyampaikan aksi protes.

“Kita menertibkan. Artinya lokasi ini fasilitas umum tempat mereka berunjukrasa selama berbulan-bulan kondisinya kan tidak sesuai. Termasuk kita juga menjaga kearifan lokal mengganggu kegiatan orang berusaha,” ungkapnya kepada wartawan.

“Jadi yang kita harapkan kita lakukan kemudian juga pada fungsi ini kita fasilitasi untuk kita antar ke tempat tinggal mereka,” tambahnya.

Rahmat memastikan sejumlah atribut yang dipakai warga Afghanistan untuk berunjukrasa telah diamankan.

“Barang-barang kita amankan karena secara aturan warga negara asing tidak boleh berdemonstrasi,” tuturnya.

Aksi massa pengungsi Afghanistan mengepalkan tangan sebagai bentuk protes mereka. (Sumber: Istimewa/Ilham)

Baca juga: Ribuan Driver Ojol di Medan Demo Tuntut Sistem Blast Order Diperbaiki

Pengungsi Afghanistan Kecewa dengan Tindakan Satpol PP

Sementara perwakilan warga Afghanistan, Muhammad Juma Mohsini mengaku kecewa dengan sikap represif petugas Satpol PP Kota Medan.

“Kami kecewa dengan bapak Satpol, dengan reaksi yang negatif ini. Mereka tidak hargai anak-anak kami dan wanita-wanita,” ujarnya.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Bahkan Juma menyebut beberapa orang rekannya terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat tindakan kekerasan dari petugas Satpol PP.

“Mereka ada pukul 3 orang, sampai sekarang 2 orang sudah masuk rumah sakit. Sampai sekarang saya tidak tahu apa dosa kami, apa kesalahan kami,” pungkasnya.

Seperti diketahui puluhan warga Afghanistan itu telah 48 hari melangsungkan aksi protes menginap dengan di depan kantor UNHCH, Gedung CIMB. Mereka menuntut diberangkatkan ke negara ketiga.

Reporter: Ilham

Berita Populer