Connect with us

Gaya Hidup

Dibayar Ratusan Juta di Luar Negeri, Ternyata Gaji Tukang Parkir Pesawat di Indonesia Cuma Segini

Di California dan San Fransisco seseorang dengan profesi tersebut menerima gaji sebesar US$ 6.627 atau Rp 94 juta hingga US$ 9.983 atau Rp 142 juta.

Diterbitkan

on

Suarapakar.com - Gaji seorang tukang parkir pesawat atau marshaller
Profesi tukang parkir pesawat atau Marshaller. (Sumber: lifepal)

Suarapakar.com – Mungkin pekerjaan tukang parkir dianggap remeh bagi sebagian orang, namun tidak demikian halnya dengan tukang parkir pesawat atau dalam bahasa keren nya disebut Marshaller.

Di sejumlah negara seperti Amerika, profesi ini sangat penting. Hal itu tampak dari nilai gaji yang didapatkan seorang tukang parkir pesawat.

Melansir ZipRecruiter, seorang tukang parkir pesawat atau Marshaller di Amerika bisa memperoleh pendapatan mulai dari puluhan hingga ratusan juta untuk setiap bulan nya.

Sekedar informasi, di California dan San Fransisco seseorang dengan profesi tersebut menerima gaji sebesar US$ 6.627 atau Rp 94 juta hingga US$ 9.983 atau Rp 142 juta.

Lalu berapakah pendapatan seorang tukang parkir pesawat di Indonesia? Tak seperti di Amerika, gaji Marshaller disini ternyata cukup jauh berbeda.

Suarapakar.com - Kelas Fakartrading 1 bulan

Tukang Parkir Pesawat di Indonesia Bayaran Maksimalnya Hanya Rp 6 Juta

Menurut informasi dari beberapa perusahaan penerbangan, Marshaller di Tanah Aiar hanya mendapatkan upah kurang lebih Rp 4 Juta hingga Rp 6 Juta perbulan.

Sama seperti profesi lain, seorang tukang parkir pesawat akan mendapat gaji besar sesuai pengalaman dan kemampuannya. Peran mereka cukup penting karena menjadi ‘spion’ atau perpanjangan mata para pilot.

Baca Juga: Berubah Lagi, Aturan Naik Pesawat Jawa-Bali Cukup Hanya Tes Antigen

Tukang parkir pesawat bahkan dituntut untuk memahami banyak aturan yang cukup ketat. Seperti aturan jika seorang Marshaller hanya bisa memarikirkan 5 pesawat dalam sehari atau dalam masa jam kerja.

Untuk jam kerja sendiri, seorang Marshaller biasanya bertugas maksimal 13 jam sehari dimulai pukul 06.00 pagi hingga 19.00 malam dan 18.00 petang hingga 07.00 pagi.

Selain itu, juru parkir pesawat harus tetap bekerja di tengah kondisi buruk seperti hujan dan badai. Hal itu dilakukan demi memastikan pesawat terparkir dengan baik.

Berita Populer