Connect with us

Kriminal

Delapan Menit Beraksi, Perampok Simpang Limun Gasak Emas 6,8 Kilogram

“Pada saat melakukan aksinya itu untuk menghilangkan jejak, para pelaku melakban (plaster) jari mereka,”

Diterbitkan

on

Perampok Simpang Limun (suara pakar)
Kapolda Sumut, Pangdam I Bukit Barisan, Walikota Medan dan Wakapolda Sumut menunjukkan barang bukti senjata dan emas rampokan. (Foto: Jafar Wijaya/ Suara Pakar)

Suarapakar.com – Hanya butuh waktu sebentar, perampok Simpang Limun, Medan berhasil membawa emas seberat 6,8 Kilogram. Para pelaku inipun sudah mempersiapkan secara matang untuk menghilangkan jejaknya.

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah para pelaku memplaster seluruh jari mereka saat merampok dua toko emas Aulia Chan dan Masrul yang berada di pasar tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus perampokan toko emas di Pajak Simpang Limun Medan yang digelar di Mapolda Sumut, Rabu (15/9/2021) petang.

“Mereka ini memang sudah melakukan persiapan yang matang. Bahkan, pada saat melakukan aksinya itu untuk menghilangkan jejak, para pelaku melakban (plaster) jari mereka,” ucapnya.

Kata Kapolda bahwa cara tersebut mereka lakukan atas perintah otak pelaku bernama Hendrik Tampubolon.

“Otak pelaku inilah yang mengkordinir aksi perampokan itu,” ucap Kapolda.

Tak butuh waktu lama bagi pelaku perampokan dua toko emas di Pasar Simpang Limun Medan. Hanya 8 menit, empat pelaku berhasil menguras 6,8 kg emas dari toko Aulia Chan dan Masrul.

“Waktu 3 menit mereka beraksi dan 5 menit berjalan dari lokasi ke kendaraan parkir,” terang Kapolda.

Baca juga: Dikira Polisi, Perampok Toko Emas di Pasar Simpang Limun Kaget Lihat Satpam

Hanya 3 Menit Pelaku Berhasil Menggondol 6,8 Kg Emas

Ketika itu, tersangka melompati etalase toko dan mengambil emas, sambil mengancam pemiliknya agar tiarap. Setelah 3 menit menguras emas seberat 6,8 kg, mereka langsung menuju ke tempat parkir sepeda motor dengan memakan waktu 5 menit.

“Dalam pelarian ke lokasi parkir kendaraan, mereka sempat meletuskan senjata,” tandas Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, kejadian perampokan tersebut terjadi pada Kamis (26/8/2021) siang di dua toko emas yang berada di Pasar Supermarket Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan. Dalam kejadian itu, pemilik toko kehilangan 6,8 kilogram emas murni yang ditaksir seharga Rp6,8 miliar.

Reporter: Jafar Wijaya

Berita Populer