Connect with us

Kriminal

Cemburu, Pria di Bandung Barat Aniaya Istri Berjam-jam Hingga Tewas

“Setelah penganiayaan itu, korban merasa sakit dan muntah-muntah di rumahnya, lalu di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia,”

Diterbitkan

on

Cemburu, Pria di Bandung Barat Aniaya Istri Berjam-jam Hingga Tewas (suara pakar)
Pelaku saat memberikan keterangan ke petugas kepolisian. (Sumber: Republika/M Fauzi Ridwan)

Suarapakar.com – Seorang pria di Bandung Barat aniaya istri sendiri berjam-jam hingga tewas dengan menggunakan tongkat besi. Pria bernama Cecep Dadan (37) akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Cimahi dengan motif cemburu terhadap pria lain.

Kepala Satreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan, pelaku diringkus di kediamannya yang berada di kawasan Padaasih, Bandung Barat, Jawa Barat. Pelaku melakukan aksi sadisnya lantaran emosi karena cemburu istrinya Nani Sudiani (39) pergi dengan pria lain.

“Korban meninggal dunia pada Rabu 15 September lalu, pelaku melakukan penganiayaan cukup sadis kepada istrinya di rumahnya,” ujar Yohannes melansir CCNIndonesia.com, Rabu (22/9/2021).

Yohannes mengatakan, tindakan keji itu dilakukan pelaku berjam-jam hingga tengah malam. Pelaku juga diduga melakukan pemukulan dengan memakai tongkat besi kepada korban.

“Setelah penganiayaan itu, korban merasa sakit dan muntah-muntah di rumahnya, lalu di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Yohannes menyebut, pelaku sendiri diketahui memiliki istri lebih dari satu. Selain istri sah yang tercatat negara, pelaku juga diketahui melakukan pernikahan siri.

Saat peristiwa penganiayaan, menurutnya istri siri pelaku juga ada di lokasi kejadian. Istri sirinya itu kata Yohanes, sudah mencoba untuk menahan pelaku agar menghentikan penganiayaan kepada korban.

“Jadi ini tidak ada keterlibatan istri sirinya, ini murni tindakan pelaku,” sebutnya.

Baca juga: Temukan Chat Mesra, Suami Aniaya Selingkuhan Istri Hingga Luka Serius

Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Yohannes pun memastikan, dalam melakukan aksi biadabnya itu, pelaku tidak dalam pengaruh minuman keras ataupun barang terlarang lainnya.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 44 Ayat 3 UU Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Berita Populer