Connect with us

Ekonomi

Cara Aman Beli Emas Secara Online, Ikuti Petunjuk Pakarnya

“Pedagang yang resmi mengantongi izin dan terdaftar resmi di regulator (Otoritas Jasa Keuangan/OJK),” ujar Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo

Diterbitkan

on

Beli Emas Secara Online
Emas Antam, (Sumber: anekalogam.co.id)

Suarapakar.com – Di zaman serba digital saat ini, hampir semua barang dapat masyarakat beli secara online (daring) tak terkecuali emas ANTAM.

Emas sedang menjadi primadona di kalangan investor, khususnya kaum millennial. Harga emas Antam yang terus turun saat ini memberikan kesempatan bagi investor untuk membelinya di harga murah.

Mengutip laman resmi Logam Mulia pada hari Rabu (17/2/2021), harga emas hari ini turun lagi dari Rp935.000 per gram menjadi Rp922.000 per satu gram. Harga emas terus melandai dalam enam bulan terakhir ini.

Karena hal itu, banyak yang memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan aksi beli. Terlebih, pembelian emas batangan saat ini lebih mudah.

Tidak perlu datang ke kantor PT Aneka Tambang secara langsung, tapi masyarakat bisa membelinya secara daring (online). Selain itu, beberapa platform seperti Bukalapak dan Tokopedia mulai menyediakan fasilitas penjualan emas secara online.

Serta ada beberapa pihak ada yang menjual emas lewat akun Instagram atau WhatsApp. Dengan demikian, pembelian emas bisa lebih mudah karena dapat dilakukan dari rumah saja.

Namun, hal yang paling sering menjadi pertimbangan saat membeli emas secara online adalah keamanannya.

Baca juga: Utang Indonesia Melonjak 417,5 Miliar Dolar AS, BI: Masih Sehat

Petunjuk Para Ahli Terkait Beli Emas Online Secara Aman

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan, masyarakat sebaiknya berhati-hati dalam membeli emas batangan secara online. Menurutnya, masyarakat harus melihat kredibilitas serta reputasi penjualnya terlebih dahulu.

“Pedagang yang resmi mengantongi izin dan terdaftar resmi di regulator (Otoritas Jasa Keuangan/OJK),” ujarnya melansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (16/2/2021).

Selain itu, masyarakat juga harus memastikan apakah ada jaminan keamanan dalam membeli emas secara daring. Misalnya, jaminan terkait data pembeli.

“Pembelian secara online harus ada jaminan mengenai data yang jelas untuk keamanan data pembeli dan keuangan si pembeli,” ungkapnya.

Lalu, Dikki juga mengingatkan agar masyarakat mengecek laman resmi Antam untuk membandingkan harga emas yang ditawarkan penjual emas secara online. Jangan sampai masyarakat tertipu dengan harga yang jauh lebih murah daripada harga resmi emas Antam tawarkan.

“Hati-hati terhadap penawaran yang jauh lebih murah dari harga pasar. Acuan resmi Indonesia dari Antam salah satunya,” jelasnya.

Sementara itu, Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan bahwa masyarakat harus memperhatikan proses pengiriman dan pembayaran emas yang dibeli secara daring. Ia juga menyarankan pembayaran sebaiknya dilakukan secara Cash On Delivery (COD) atau pembayaran di tempat.

“Amannya COD saja, barangnya dikirim dan bayar di tempat,” katanya.

Kemudian Ariston menambahkan, masyarakat sebaiknya mencari rekomendasi terlebih dahulu sebelum membeli emas secara online. Ia juga mengingatkan masyarakat jangan asal memilih tempat dalam membeli emas lewat daring.

“Jadi beli lewat referensi, misalnya referensi teman sendiri atau yang memang punya rekam jejak bagus, banyak yang beli di tempat itu,” pungkasnya.

Berita Populer