Connect with us

Nasional

Buat Masyarakat Bingung, Polri Akan Kembali Ubah Warna Seragam Satpam

“Pada HUT Satpam akan diperkenalkan warna seragam yang baru. Akan diberlakukan setelah selesai pengkajian dan diberikan waktu setahun setelah disahkan penggunaannya,”

Diterbitkan

on

Buat Masyarakat Bingung, Polri Akan Kembali Ubah Warna Seragam Satpam (suara pakar)
Masyarakat sulit membedakan, Polri akan kembali rubah warna seragam satpam.

Suarapakar.com – Karena dinilai membingungkan masyarakat, Polri dalam waktu dekat akan kembali merubah warna seragam Satuan Pengaman (Satpam) berbeda dari warna seragam petugas Kepolisian.

Terkait keputusan itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. Menurutnya, benar bahwa selama ini masyarakat memang bingung membedakan antara Polisi dan Satpam karena memiliki seragam yang cukup identik.

Ramadhan mengatakan jika Polri saat ini tengah mengkaji dan berencana mengubah warna seragam harian Satpam dari warna cokelat muda menjadi warna krem.

“Masih dalam proses pengkajian warna baju cokelat muda akan berubah menjadi warna krem,” ujar Ramadhan mengutip tvOne, Rabu (12/01/2021).

https://bit.ly/kodesuarapakar

Dalam keterangannya, warna seragam baru Satpam akan dikenalkan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam yang diperingati pada tanggal 30 Desember mendatang.

“Pada HUT Satpam akan diperkenalkan warna seragam yang baru. Akan diberlakukan setelah selesai pengkajian dan diberikan waktu setahun setelah disahkan penggunaannya,” papar Ramadhan.

Samakan Seragam Satpam dengan Polisi adalah Ide Konyol

Terkait alasan Polri kembali mengganti warna seragam Satpam yang saat ini identik dengan warna seragam Polisi sebelumnya pernah dikomentari oleh Pemerhati Hukum dan HAM Haris Azhar. Ia menilai jika perubahan seragam Satpam mirip Polisi ini adalah ide konyol.

“Paling enggak ada dua alasan ya, soal estetik dan etik. Kalau dari estetik tadi penjelasannya warna tanah. Mungkin ini solusi untuk menjawab banyaknya masalah tanahnya masyarakat, tanahnya rakyat yang sudah diambil oleh investor, pengusaha, oleh negara,” celoteh Haris.

“Jadi rakyat itu memang kehilangan kesempatan untuk melihat tanah, melihat warna coklat, jadi diganti dengan diperbanyaknya warna coklat tersebut. Menurut saya ini konyol kalau itu yang jadi alasan mengganti seragamnya Satpam menjadi Polisi,” lanjut Haris lagi.

Baca Juga: Dikira Polisi, Perampok Toko Emas di Pasar Simpang Limun Kaget Lihat Satpam

Haris berharap, daripada mengganti warna seragam Satpam sama dengan seragam Polisi karena alasan agar masyarakat lebih patuh karena mengira Satpam adalah Polisi, lebih baik memperbaiki kualitas, dan kapasitas dari Satpam.

“Kok malah sekadar mengganti seragam, lalu pertanyaan berikutnya, duitnya dari mana? Kalau duitnya dari negara lgi, lah katanya sekarang semua orang lagi rebudgeting untuk covid. Kok ini malah kepolisian mau mengagendakan merubah seragam,” tutup Haris.

Berita Populer