Connect with us

Nasional

Bobby Nasution Pastikan Stok Tabung Oksigen di Kota Medan Aman

“Stok (tabung oksigen) aman, tadi sudah cek ke rumah sakit kita, swasta aman. Ini berbanding lurus dengan BOR,”

Diterbitkan

on

Stok Tabung Oksigen di Kota Medan (suara pakar)
Wali Kota Medan Bobby Nasution. (Foto: M Ilham Pradilla/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Wali Kota Medan pastikan ketersediaan tabung oksigen di kota Medan masuk dalam kategori aman. Pasalnya, sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami kekurangan stok tabung oksigen, khususnya wilayah Jawa dan Bali.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution mengatakan, untuk saat ini stok tabung oksigen di Kota Medan terbilang masih cukup. Hal itu berdasarkan Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19.

“Stok (tabung oksigen) aman, tadi sudah cek ke rumah sakit kita, swasta aman. Ini berbanding lurus dengan BOR,” kata Bobby saat dikonfirmasi awak media di kantor Balai Kota Jalan Kapten Maulana Lubis, Petisah Tengah, Medan Petisah, Kota Medan, Senin (5/7/2021).

“Kalau BOR meningkat tentunya kebutuhan meningkat, stok pasti agak dikit menurun tapi untuk hari ini stok kita masih banyak di seluruh rumah sakit,” lanjutnya.

Bobby mengungkapkan, tingkat BOR di Kota Medan masih masuk kategori stabil. Untuk ruang isolasi dan ICU, mencapai 46 persen.

“Fatality Rate kita hari ini 3,6 persen. Untuk Positivy Rate agak tinggi sekitar 27 persen. Itu jangka waktu 2 minggu terakhir, karena per 2 minggu kita ambil,” ungkap Bobby

Dikatakan Bobby, dari hasil data rumah sakit rujukan Covid 19 yang ada di Kota Medan, pihaknya menjamin ketersediaan tabung oksigen tersebut. Selain itu, ia juga menjamin ketersediaan ruangan rumah sakit rujukan Covid-19.

“Hari ini selama ini, stok belum pernah habis, jangan sampai habis. Penghitungan ini di 60 rumah sakit rujukan Covid stoknya terus dipantau. Bukan hanya oksigen, tapi ruangan juga,” ujar Bobby.

Baca juga: Atensi Gubernur, Wali Kota Medan Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Kenaikan Harga Tabung Oksigen

Terkait kenaikan harga tabung oksigen, Bobby belum bisa menjawab. Pasalnya, hingga saat ini masih terbilang cukup stabil.

Jadi, pihaknya lebih fokus pada ketersediaan tabung oksigen.

“Kalau hari ini kita ikut membeli, tentunya ini akan menimbulkan gejolak, makanya kita selalu hitung. Contohnya di RS Pirngadi sebelum Covid stok 100 (tabung). Ketika masa Covid, dinaikan jadi 200 tabung,” katanya.

Bahkan, beberapa waktu lalu wilayah Medan sempat mengalami lonjakan yang sangat tinggi. Namun, ketersediaannya masih terpenuhi sehingga tidak sampai mengalami kekurangan.

“Karenana kemarin BOR kita sempat 75. Tapi oksigen tidak ada keluhan dan tidak ada kekurangan. Mudah-mudahan jangan sampai kekurangan dan jangan sampai BOR kita naik lagi,” tuturnya.

Reporter: M Ilham Pradilla

GRANPRIZE

Berita Populer