Connect with us

Nasional

Bobby Nasution Akan Tindak Tegas Pelanggar PPKM Darurat di Medan

“Ini adalah hari terakhir kita sosialisasi. Kedepannya ada tindakan yang lebih tegas oleh petugas di lapangan,”

Diterbitkan

on

Malam Takbiran Idul Adha, Polrestabes Medan Sekat 110 Titik Ruas Jalan (suara pakar)
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko meninjau pengalihan arus lalu lintas di Jalan Jamin Ginting simpang Kampus USU, Rabu (14/7/2021). (Foto: Alfiansyah/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution akan memberikan tindakan tegas terhadap masyarakat yang melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang mulai berlaku penuh mulai hari ini, Rabu (14/7/2021).

“Ini adalah hari terakhir kita sosialisasi. Kedepannya ada tindakan yang lebih tegas oleh petugas di lapangan,” ujar Bobby saat menghadiri vaksinasi anak di SMP negeri 11 Medan.

Bobby menyebutkan, selama tiga hari proses sosialisasi PPKM Darurat di Medan, masyarakat sudah banyak yang mematuhi dan mengetahui sosialisasi tersebut, tinggal lagi penerapan dan sanksi yang melanggar.

“Untuk hari pertama banyak yang tidak mengetahui, hari kedua mulai berkurang mobilitas dan hari ketiga sudah berubah drastis,” ucapnya.

Bobby mengatakan, penerapan PPKM Darurat di kota Medan tersebut guna mengurangi mobilitas masyarakat yang dari luar daerah masuk ke wilayah kota Medan dan juga meminimalisir ketemu orang banyak.

“Yang penting dalam PPKM darurat ini 5 M khususnya mengurangi mobilitas ini bisa kita kurangi bukan untuk yang lain,” sebut Bobby.

Bobby juga sudah memberikan arahan kepada bawahannya dalam penerapan yang esensial non esensial maupun kritikal agar tidak terjadi kesalahpahaman kepada masyarakat Kota Medan.

“Kemarin saya akui ada penempatan kelas yang terjadi miskomunikasi antara kritikal dan esensial. Ini sudah kami perbaiki, sudah kita jelaskan dengan teman-teman di lapangan,” jelasnya.

Baca juga: Pemberlakuan PPKM Darurat, Kapolda Sumut Tegur Sejumlah Perwira

Imbau Warga Medan Kampanyekan Protokol Kesehatan Covid-19

Lebih lanjut dikatakan Bobby, sampai saat ini tingkat terpapar virus Covid-19 di kota Medan ini sudah berkurang dua persen, jumlah tersebut dihitung dari satu pekan terakhir.

Bobby mengimbau kepada masyarakat kota Medan agar ikut serta dalam mengkampanyekan terhadap protokol kesehatan dan mematuhi PPKM Darurat. Selain itu juga, agar tidak menjadikan bahan pergunjingan kepada masyarakat yang terkena ataupun terdampak virus Covid-19

“Ini menjadi tanggung jawab kita semua bukan hanya pemerintah kota Medan, kita sebua bisa menjaga. Kalau ada tetangga yang terpapar Covid-19 jangan jadikan aib, jangan dikucilkan dari masyarakat dan tetangganya,” imbaunya.

Reporter : M Ilham Pradilla

GRANPRIZE

Berita Populer