Connect with us

Nasional

BMKG: 25 Provinsi Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Waspada Banjir

Diterbitkan

on

Sumatera dan Kalimantan Hujan Lebat (suara pakar)
Ilustrasi 25 Provinsi Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, (Foto: Suara Pakar)

Suarapakar.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat disertai kilat dan angin kencang pada hari ini, Senin (7/2/2022).

Potensi hujan lebat dapat terjadi di wilayah Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung. Lalu, wilayah Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Hujan lebat juga diprediksi terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua,” ungkap BMKG sebagaimana dilansir dari laman resmi BMKG, Senin (7/2/2022).

Sementara wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Bali dapat mengalami hujan dengan intensitas yang lebih ringan. Khusus untuk daerah Jawa Barat, DKI Jakarta dan Bali berpotensi mengalami hujan dengan intensitas yang lebih ringan.

Terkait dampak hujan lebat, BMKG memperingatkan beberapa daerah masuk dalam kategori waspada bencana hidrometereologi seperti banjir. Daerah tersebut seperti wilayah Aceh, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, NTT.

“Prakiraan berbasis dampak itu juga memasukkan dalam kategori waspada untuk daerah di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat,” imbuh BKMG.

BMKG Juga Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 6 Meter

BMKG juga mengingatkan gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Mentawai, perairan Enggano-Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai-Enggano.

Gelombang tinggi itu juga berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Barat-Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah-Bali, perairan utara Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna, perairan utara Subi-Serasan, Laut Natuna Utara, Selat Makassar bagian utara, Laut Sulawesi, perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro, perairan utara Bitung-Likupang, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik Utara Halmahera, Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua.

“Sedangkan gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4- 6 meter berpeluang terjadi di perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Lampung, Selat Sunda, perairan selatan Banten, Samudra Hindia Selatan Banten-Jawa Barat,” bunyi keterangan tersebut.

Berita Populer