Connect with us

Nasional

Bersiap, Polri Bakal Pasang Chip di Seluruh Pelat Nomor Kendaraan Bermotor

“Jadi di dalam pelat nomor itu akan ditanam chip dan tertera data-data dari pemilik kendaraan. Apabila tidak sesuai maka akan ditindak atau dikenakan tilang sesuai dengan aturan yang berlaku,”

Diterbitkan

on

Suara Pakar - Polri Bakal Pasang Chip
Ilustrasi Kakorlantas Polri akan pasang chip di pelat nomor seluruh kendaraan. (Sumber: Divisi Humas Polri)

Suarapakar.com – Korlantas Polri sedang mempersiapkan aturan tentang pemasangan chip atau perangkat elektronik yang berbentuk kepingan di pelat nomor kendaraan bermotor di awal tahun ini, baik sepeda motor roda dua atau mobil.

Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan, rencana pemasangan chip ini masih melalui proses yang panjang. Hal itu terkait seperti aturan berlaku, data dan lainnya.

Namun, aturan ini akan memudahkan Polri dalam mengawasi setiap kendaraan bermotor karena memuat chip berisi data pemilik kendaraan. Nantinya nomor registrasi canggih itu bakal dipasang di pelat nomor mobil dan motor.

“Jadi di dalam pelat nomor itu akan ditanam chip dan tertera data-data dari pemilik kendaraan. Apabila tidak sesuai maka akan ditindak atau dikenakan tilang sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Yusri Yunus dikutip dari Humas Polri, Jumat (7/1/2022).

https://bit.ly/kodesuarapakar

Rencana pemasangan chip ini terkait perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan bermotor yang sedang dipersiapkan Polri. Aturan ini mengacu pada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Regident (Registrasi dan Identifikasi) diubah jadi Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021.

Sebelumnya aturan ini mengatur perubahan warna dasar pelat nomor menjadi putih dan huruf serta angka berubah hitam.

Baca juga: Jutaan Data Pasien Covid-19 Milik Kemenkes Diduga Bocor, Kominfo Telusuri Sumber

Pemasangan Chip di Pelat Nomor Kendaraan Dorong Penerapan ETLE

Menurutnya, penanaman chip pada pelat nomor kendaraan ini juga bertujuan mendorong penerapan ETLE atau Electronic Traffict Law Enforcement.

“Karena nanti semuanya akan berbasis elektronik,” katanya.

Yusri Yunus juga menambahkan, sekarang kebijakan tilang elektronik ini masih dalam tahap persiapan. Setelah itu, masuk pada tahapan sosialisasi dan terakhir penerapan.

“Tapi prosesnya masih panjang. Banyak yang harus kita persiapkan, mengenai aturan, data dan lain-lain. Tapi ke depannya akan mengarah basis teknologi,” ucapnya.

Untuk penerapannya, Yusri masih belum bisa menginformasikan lebih lanjut, mengingat saat ini baru tahap awal. Namun, dia memastikan aturan baru ini bersifat nasional, artinya seluruh wilayah Indonesia akan menerapkannya.

Berita Populer