Connect with us

Al Islam

Benarkah Amalan Pertama Dihisab Itu, Sholat? Ini Haditsnya!

Dihisab maksudnya, diperhitungkan kelak di akhirat, ketika manusia menjalani masa penentuan tempat tinggalnya apakah di surga atau neraka.

Diterbitkan

on

Amalan Pertama Dihisab (suara pakar)
Sholat merupakan amalan pertama dihisab pada hari kiamat! Dalam keadaan apapun, Jangan tinggalkan sholat! Karena dengan sholat manusia akan selamat dunia dan akhirat. (foto: Suarapakar.com).

Suarapakar.com – Sholat merupakan amalan wajib bagi setiap muslim yang tidak dapat diganti kecuali dengan ganti sholat juga. Benarkah amalan pertama dihisab adalah Sholat? Ini penjelasannya!

Sebagaimana berdasarkan keterangan hadits berikut,

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قاَلَ رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – :

إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ، فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ ، وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ ، قَالَ الرَّبُ – عَزَّ وَجَلَّ – : اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ، فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ تَكُونُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا

رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيثٌ حَسَنٌ ))

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba di hari kiamat adalah sholatnya. Maka, jika sholatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika sholatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari sholat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman,

“Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki sholat sunnah.” Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari sholat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (Hadits Riwayat Tirmidzi No. 413, dan An Nasa-i No. 466).

Imam At Tirmidzi, Penyusun kitab Sunan At Tirmidzi yang pernah belajar hadits dari Imam Bukhari, (lahir: Termez, Uzbekistan, tahun 824 M / 209 H, dan wafat: tahun 892 M / 277 H), mengatakan bahwa hadits ini kedudukannya Hasan.

Sedangkan menurut Al Hafizh Abu Thahir, seorang Hafidz dan ‘pemburu hadits’ (lahir: Baitul Maqdis, tahun 448 H, dan wafat: tahun 507 H), menyatakan hadits tersebut Shahih.

Baca juga: Kriminalisasi Terhadap 4 Ulama Madzhab di Masa Lalu

Ayat Al Quran yang Menjelaskan Keutamaan Sholat

Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,” (Surat ke-2 Al Baqarah, ayat 45).

Adapun orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya adalah orang-orang yang sudah meyakini bahwa hidup dan matinya hanya karena kehendak Allah. Maka ibadah sholatnya tersebut juga semata-mata untuk bersyukur dan mengharapkan pengampunan dan perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Sebagaimana Firman-Nya,

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Katakanlah: sesungguhnya sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (Surat Al An’am, ayat 162).

Setelah ikrar ini kita ucapkan dengan lisan dan dibenamkan dalam hati untuk mencapai keikhlasan dan ketulusan, serta ditunjukkan dalam perbuatan (pelaksanaan sholat yang benar), maka Insya Allah puncaknya sholat itu dapat mencegah diri manusia dari perbuatan keji dan munkar.

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.

Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Surat ke-29 Al Ankabut, ayat 45).

Wallahu a’lam,

GRANPRIZE

Berita Populer