Connect with us

Peristiwa

Baru 3 Bulan Menjabat Dicopot, Kasi Trantib Kelurahan Petapahan Menangis

“Kalau seperti itu sikapnya nanti, kalau mau calon jadi Bupati dia nggak akan mau saya dan keluarga untuk memilih dia,”

Diterbitkan

on

Baru 3 Bulan Menjabat Dicopot, Kasi Trantib Kelurahan Petapahan Menangis (suara pakar)
Rosmawati protes saat tidak diijinkan petugas Satpol PP bertemu Bupati di Kantor Bupati Deliserdang, Jumat (5/11/2021). (Foto: Gunawan/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Rosmawati Sitanggang (56), mantan Kepala Seksi Trantib Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, tak dapat menahan tangis di kantor Bupati Deliserdang, setelah tahu jabatannya dicopot oleh Bupati Deliserdang Jumat, (5/11/2021).

Rosmawati mengaku tidak diperkenankan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengikuti acara pelantikan tiga pejabat Eselon II dan puluhan Eselon III dan IV di lantai II Aula Cendana Kantor Bupati.

“Saya dapat undangan dari BKD disuruh datang jam 08.30 WIB, Saat baris mau kegiatan gladi disampaikan oleh Aidil Kasubag Pengembangan Karir BKD kalau saya tidak ada jabatan dan saya disuruh keluar,” ucap Rosmawati.

Rosmawati menceritakan dirinya dicopot padahal baru 3 bulan dipromosikan sebagai Kasi Trantib di Kelurahan Pertapahan, Kecamatan Lubukpakam. Selama ini ia merasa tidak pernah membuat kesalahan karena tidak pernah juga mendapat peringatan dan teguran tertulis. Ia pun sempat menjumpai Sekda, Darwin Zein.

“Saya tadi jumpai Pak Sekda malah dibilangnya Aidil selesaikan ini sambil gini-gini (menggerakkan jari-jari). Apa pantas Sekda seperti itu sama pegawai? Saya ini perempuan, saya ini pejabat. Kalau seperti itu sikapnya nanti, kalau mau calon jadi Bupati dia nggak akan mau saya dan keluarga untuk memilih dia,” ucapnya sambil menangis.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Baca juga: Banjir Rendam 5 Desa di Serdang Bedagai, 5.564 Jiwa Terdampak

Adukan Nasib ke Bupati Deliserdang

Rosmawati sempat ngotot ingin berjumpa Bupati sambil berteriak-teriak, untuk mengadukan apa yang dia alami. Ia merasa selama ini tidak pernah melakukan kesalahan. Mendengar kericuhan itu, belasan petugas Satpol PP langsung diturunkan mencegah ia menerobos ke ruangan Bupati.

“Saya mau jumpa karena saya pegawai, masyarakat dan saudara. Orang lain saja bisa ketemu Pak Bupati masa saya tidak bisa. Saya asli anak Deliserdang dan tinggal di Batang Kuis karena mau mengabdi di kampung halaman makanya ke sini,” kata Rosmawati yang kemudian pergi meninggalkan Kantor Bupati.

Sementara itu, Kasubbag Pengembangan Karir BKD Pemkab Deliserang, Aidil Sarjono membantah kalau disebut ada mengusir Rosmawati dari ruang pelantikan. Ia membenarkan kalau Rosmawati dicopot dari jabatannya.

“Nggak ada dia kita usir. Udah datang dia tadi ke atas cuma kita bilang ibu mau di dalam atau di luar karena ibu non job. Dia yang bilang dia di luar aja. Ada beberapa orang juga tadi yang dicopot dan mereka milih di luar,” pungkas Aidil.

Kontributor: Gunawan

KELASTRADING

Berita Populer