Connect with us

Nasional

Atensi Gubernur, Wali Kota Medan Tunda Pembelajaran Tatap Muka

“Jadi nanti kalau sekolah tatap muka dilaksanakan jaminan keselamatan anak-anak kita itu tidak terancam,”

Diterbitkan

on

Wali Kota Medan Tunda Pembelajaran Tatap Muka (suara pakar)
Walikota Medan Muhammad Bobby Nasution. (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Atensi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Wali Kota Medan Bobby Nasution memutuskan tunda sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Kota Medan.

“Tidak ada sekolah tatap muka, karena atensi dari Pak Gubernur sekolah tatap muka dimulai di bulan Agustus. Ini atensi dari Pak Gubernur dan kami dari Pemerintah Kota Medan mengikuti,” ungkap Bobby saat dikonfirmasi di Kantor Balai Kota, Jalan Kapten Maulana Lubis, Petisah Tengah, Medan Petisah, Kota Medan, Senin (5/7/2021) Sore.

Bobby mengatakan, saat ini pihaknya masih menunda pembelajaran tatap muka (PTM) meskipun sudah memasuki tahun ajaran baru. Itu dikatakannya guna memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

“Minggu depan kemungkinan kita akan melaksanakan pembelajaran tahun ajaran baru. Sudah saya konfirmasi dari Dinas Pendidikan saya juga diminta langsung oleh pak Kadis untuk hadir secara daring,” katanya.

Ditambahkan Bobby, pihaknya akan memberikan solusi yang baik dan matang untuk memulai pembelajaran tatap muka yang nanti akan di selenggarakan di bulan Agustus nanti.

“Namun saya selalu sampaikan kami sampai dengan hari ini selalu menyiapkan opsi apabila sekolah tatap muka dilaksanakan, karena tidak mungkin kita melakukan itu pada saat sudah mau diperbolehkan, tidak mungkin mendesak,” ucapnya.

Baca juga: Diduga Pungli, Bobby Nasution Copot Camat Medan Maimun

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Hingga saat ini, Bobby tetap melakukan simulasi pembelajaran tatap muka secara perlahan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan oleh siswa .

“Oleh karena itu kita tetap laksanakan simulasi apabila nanti disarankan atau diperbolehkan pembelajaran tatap muka. Makanya saya bilang kita sedia payung sebelum hujan,” ujarnya.

“Jadi nanti kalau sekolah tatap muka dilaksanakan jaminan keselamatan anak-anak kita itu tidak terancam,” lanjutnya.

Bobby pun mengimbau kepada seluruh bawahannya termasuk dinas perhubungan agar tetap melakukan protokol kesehatan di dalam angkutan umum. Hal itu guna memutuskan rantai penyebaran Covid-19 untuk kalangan anak dibawah umur.

“Tidak hanya Dinas Pendidikan dan kesehatan, tapi Dinas Perhubungan juga saya minta atensi bagaimana agar penerapan protokol kesehatan di angkutan umum diperketat. Karena itu juga potensi menjadi penyebaran virus di anak-anak kita,” tuturnya.

Reporter: M Ilham Pradilla

GRANPRIZE

Berita Populer