Connect with us

Nasional

Ada Dugaan Penyimpangan, Lapor ke KPK Lewat Aplikasi JAGA Bansos

“Untuk mengawal dan memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan anti korupsi,”

Diterbitkan

on

Aplikasi JAGA Bansos (suara pakar)
Penerima Bansos. (Sumber: Kemensos)

Suarapakar.com – Pemerintah memastikan penguatan mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos) agar semakin tepat sasaran, salah satunya lewat aplikasi JAGA Bansos.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengatakan bahwa pemerintah akan memperkuat mekanisme penyaluran bansos agar semakin tepat sasaran. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut mengawal penyaluran bansos.

Hal itu menyusul pengumuman pemerintah yang akan menambah jumlah bantuan sosial bagi masyarakat selama penerapan PPKM. Upaya ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus sebagai stimulus perekonomian.

“Untuk mengawal dan memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan anti korupsi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/7/2021).

“Sinkronisasi data dan peningkatan akurasi, misalnya dengan meningkatkan kualitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara berkala,” lanjutnya.

Untuk meminimalisir risiko penyimpangan bansos, ditambahkan Johnny, pemerintah juga akan melakukan berbagai inovasi. Salah satunya dengan menyalurkan bansos langsung ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Bank Himbara.

Meski demikian, ia meminta agar masyarakat aktif mengawasi mekanisme penyaluran bansos di lapangan. Johnny mengatakan masyarakat dapat melaporkan kepada aparat jika menemukan kecurangan dalam penyaluran bansos.

“Kendati pemerintah terus menggalang upaya meminimalisir penyimpangan, kita tetap memerlukan partisipasi aktif masyarakat untuk bantu mengawasi distribusinya di lapangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding mengatakan pihaknya juga akan memfasilitasi masyarakat. Melalui aplikasi JAGA Bansos, masyarakat dapat menyampaikan keluhan hingga mencari informasi tentang bansos dan Covid-19.

KPK juga mengimbau agar seluruh pihak tidak memanfaatkan situasi pandemi demi keuntungan pribadi. Atau membuat kebijakan yang merugikan masyarakat.

Baca juga: Situs Setkab Diretas, Diduga Dilakukan Orang Dalam Untuk Main Proyek

Penyaluran Bansos Perlu Keterlibatan RT/RW

Lebih lanjut, Ipi mengatakan bahwa dalam penyaluran bansos perlu keterlibatan petugas RT/RW, desa/kelurahan. Selain itu, keterlibatan mereka juga mutlak diperlukan untuk meningkatkan pengawasan.

Hal ini mengingat unsur personil tersebut menjadi ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan memahami situasi di lapangan.

“KPK akan meneruskan keluhan yang diterima melalui platform tersebut kepada kementerian atau Pemda terkait dan mengawal tindak lanjut penanganan keluhan yang disampaikan masyarakat,” tandasnya.

Selain itu, tambahnya, aduan terkait bansos, pengecekan penerima bansos, serta permintaan informasi terkait bansos juga dapat disampaikan melalui kanal-kanal yang disiapkan Kemensos.

“Apabila menemukan indikasi kecurangan, masyarakat dapat melapor kepada aparat penegak hukum seperti polisi setempat, atau melalui website dan email Kementerian Sosial,” tuturnya.

Berita Populer