Revolusi Otomotif! Pabrik BYD Indonesia di Subang Resmi Dibuka, Kapasitas Produksi Capai 150 Ribu Unit per Tahun

Author Image

Terbit

5 September 2026, 09:24 WIB

Revolusi Otomotif! Pabrik BYD Indonesia di Subang Resmi Dibuka, Kapasitas Produksi Capai 150 Ribu Unit per Tahun
Revolusi Otomotif! Pabrik BYD Indonesia di Subang Resmi Dibuka, Kapasitas Produksi Capai 150 Ribu Unit per Tahun

Suarapakar.com – 05 September 2026 | Subang, Jawa Barat – Tonggak sejarah baru industri otomotif Indonesia tercipta hari ini dengan peresmian Pabrik BYD Indonesia di Subang Resmi Dibuka, Kapasitas Produksi Capai 150 Ribu Unit per Tahun. Fasilitas manufaktur canggih ini menandai komitmen serius BYD, produsen kendaraan energi baru terbesar di dunia, untuk pasar Indonesia dan Asia Tenggara. Peresmian pabrik yang berlokasi di lahan seluas 126 hektare ini dihadiri langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, yang secara simbolis membuka operasional pabrik. Turut hadir pula Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta jajaran pejabat tinggi lainnya.

Kehadiran Pabrik BYD Indonesia di Subang Resmi Dibuka, Kapasitas Produksi Capai 150 Ribu Unit per Tahun ini merupakan bagian integral dari strategi global BYD untuk membangun basis produksi yang kuat di berbagai negara, sekaligus mendorong perkembangan industri lokal. Pabrik ke-13 BYD secara global ini membawa serta pengalaman, teknologi mutakhir, dan kapabilitas manufaktur kelas dunia ke Indonesia. Hal ini diharapkan dapat membuka gerbang yang lebih lebar bagi industri nasional untuk turut serta dalam gelombang perkembangan kendaraan energi baru yang semakin pesat.

Keputusan BYD untuk mendirikan fasilitas produksinya di Indonesia tidak lepas dari potensi pasar kendaraan energi baru yang sangat besar di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah Indonesia dalam mengakselerasi transisi energi dan mewujudkan mobilitas yang lebih hijau serta berkelanjutan. Data menunjukkan tren positif, di mana pangsa kendaraan energi baru di Indonesia terus meningkat, melonjak dari sekitar 1 persen pada tahun 2022 menjadi 23 persen pada Juli 2026. Pertumbuhan ini mengindikasikan penerimaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap teknologi elektrifikasi, sekaligus menjadi pondasi kuat bagi pengembangan kapasitas produksi kendaraan energi baru dan industri pendukungnya di dalam negeri.

Sejak resmi memasuki pasar Indonesia pada Januari 2024, BYD telah menunjukkan performa yang impresif. Perusahaan secara bertahap memperluas jaringan penjualan dan layanannya di seluruh negeri. Dalam periode Januari hingga Juli 2026, BYD Indonesia berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 32.800 unit, mengukuhkan posisinya dengan pangsa pasar sekitar 35 persen. Hingga kini, lebih dari 100.000 unit kendaraan energi baru telah dikirimkan kepada konsumen di Indonesia, didukung oleh jaringan penjualan dan layanan yang kini telah mencapai lebih dari 100 titik di berbagai wilayah.

Fasilitas manufaktur di Subang ini dibangun dengan standar tertinggi, menempati lahan seluas 126 hektare dan dirancang untuk mampu memproduksi hingga 150.000 unit kendaraan per tahun. Proses konstruksi yang memakan waktu sekitar 20 bulan ini menghasilkan sebuah pabrik dengan tingkat otomatisasi tinggi dan sistem produksi cerdas yang terintegrasi. Pabrik ini tidak hanya menjadi investasi terbesar di Kabupaten Subang, tetapi juga menjadi perwujudan visi BYD untuk menciptakan “The Most Advanced Factory in Indonesia”.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menegaskan bahwa kehadiran pabrik ini lebih dari sekadar pusat produksi. “Fasilitas manufaktur ini tidak hanya bertujuan untuk memproduksi kendaraan di Indonesia, tetapi juga untuk membuka peluang bagi tenaga kerja lokal, mengembangkan keterampilan dan talenta, serta memperkuat keterlibatan industri nasional dalam ekosistem kendaraan energi baru,” ujar Eagle Zhao. Ia menambahkan bahwa BYD juga tengah mempersiapkan pengembangan kapabilitas manufaktur lebih lanjut di Indonesia, termasuk potensi pembangunan fasilitas baterai dan berbagai komponen pendukung ekosistem kendaraan energi baru. “BYD Made in Indonesia and for Indonesia,” pungkasnya, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan.

Dengan diresmikannya Pabrik BYD Indonesia di Subang Resmi Dibuka, Kapasitas Produksi Capai 150 Ribu Unit per Tahun, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat produksi kendaraan energi baru yang strategis di kawasan Asia Tenggara. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri otomotif nasional, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan target elektrifikasi kendaraan.

Related Post

Terbaru