Connect with us

Gaya Hidup

7 Manfaat Makan Makanan Pedas Buat Kesehatan Menurut Riset

“Capsaicin menghambat produksi asam, meningkatkan aliran darah ke perut, dan meningkatkan produksi lendir,”

Diterbitkan

on

Suara Pakar - 7 Manfaat Makan Makanan Pedas
Sambal atau Cabai, (Sumber: Hello Sehat)

Suarapakar.com – Menurut riset, makanan pedas membawa aneka manfaat buat tubuh. Hal itu lantaran pada cabai mengandung capsaicin.

Apalagi, banyak orang bilang tak lengkap kalau makan tanpa cabai atau sambal. Hal itu tak dipungkiri karena rasa pedas kerap mendatangkan sensasi menyenangkan saat bersantap.

Bahkan ada sebagian orang yang tidak bisa makan tanpa ada rasa pedas. Berkat kandungancapsaicin, Anda bisa merasakan sensasi panas tapi nagih pada menu-menu pedas.

Namun secara umum, ada beberapa efek konsumsi makanan pedas buat tubuh Anda sebagaimana dikutip dari cnnindonesia, Selasa (7/12/2021).

1. Heartburn

Mary Matone, ahli diet, menyebut beberapa kondisi medis bisa makin buruk setelah makan makanan pedas, sebut saja GERD. GERD alias gastroesofageal ditandai dengan aliran balik asam lambung ke kerongkongan, kemudian mengakibatkan sensasi terbakar di saluran cerna bagian atas dan dada.

“Makanan pedas tidak bisa dianggap sebagai penyebab utama GERD, tapi ini pasti memperburuk GERD. Meski mekanismenya tidak diketahui, makanan pedas bisa mengiritasi kerongkongan yang sudah terdampak asam lambung, mengakibatkan mulas dan ketidaknyamanan,” jelas Matone mengutip dari Livestrong.

2. Menurunkan Risiko Maag

Saat kondisi maag kambuh, makanan pedas bakal dijauhi sementara waktu. Padahal sebaliknya, kandungan capsaicin pada makanan pedas malah menurunkan gejala maag.

“Capsaicin menghambat produksi asam, meningkatkan aliran darah ke perut, dan meningkatkan produksi lendir. Semua faktor ini sebenarnya mengurangi risiko maag,” jelas Leann Poston, dokter dan kontributor untuk Invigor Medical, mengutip dari Eat This, Not That!.

3. Mendukung Program Penurunan Berat Badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bahan pedas dapat meningkatkan pembakaran kalori dan lemak atau mengurangi nafsu makan. Beberapa riset lain melaporkan peningkatan pembakaran energi secara sederhana.

Hanya saja Matone mengingatkan peningkatan ini hanya terbilang minimal dan tidak mungkin mengakibatkan penurunan berat badan yang signifikan tanpa ada intervensi lain.

Anda tetap bisa memasukkan makanan pedas sebagai menu diet. Namun ini harus ditambah dengan aktivitas fisik, kecukupan nutrisi juga istirahat berkualitas.

4. Mood Meningkat

Tak ada makanan manis, makanan pedas pun bisa meningkatkan mood Anda. Hormon endorfin ternyata bisa terlepas berkat konsumsi capsaicin, selain olahraga dan mengobrol penuh tawa dengan teman.

Berdasar pusat riset Northwestern University, capsacinoid merangsang sinyal yang membuat otak berpikir bahwa Anda didera rasa sakit. Sebagai respons, otak melepas hormon endorfin untuk melawan rasa tidak nyaman ini.

5. Melumerkan Sumbatan di Hidung

Pilek menimbulkan rasa tidak nyaman, hidung tersumbat dan makanan terasa hambar. Sebaiknya lawan penurunan nafsu makan dengan nekat makan makanan pedas. Tubuh bakal terasa lebih hangat dan sumbatan pada hidung melumer.

6. Tubuh Lebih Adem

Harus diakui ini terdengar aneh. Makanan pedas umumnya membuat tubuh panas, lidah seperti terbakar sehingga air dingin dianggap bisa meredakannya.

Namun ternyata konsumsi makanan pedas memicu proses gustatory facial sweating. Saat makan makanan pedas, timbul keringat pada wajah, panas tubuh terlepas dan Anda merasa lebih adem.

7. Kesehatan Jantung Meningkat

Konsumsi makanan pedas bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Konsumsi cabai jalapeno, cabai rawit atua cabai merah mampu menurunkan kadar kolesterol dan melawan peradangan.

Capsaicin pada cabai juga memblokir gen yang mempersempit arteri sehingga aliran darah pada pembuluh meningkat. Saat pembuluh darah melebar, tekanan darah bisa diturunkan dan membantu mencegah pembekuan darah.

Berita Populer