Connect with us

Gaya Hidup

6 Diet yang Diprediksi Bakal Tren pada 2022, Ada Puasa Intermiten

‘Makanan super’ yang diketahui mendukung kesehatan otak, di antaranya seperti kunyit, cokelat hitam, brokoli, dan Omega-3.

Diterbitkan

on

6 Diet yang Diprediksi Bakal Tren pada 2022 (suara pakar)
Foto Ilustrasi 6 Diet yang Diprediksi Bakal Tren pada 2022. (Sumber: Istimewa)

Suarapakar.com – Tak hanya pakaian, diet sudah menjadi gaya hidup banyak orang. Berbagai perkiraan tentang tren diet untuk 2022 pun mulai bermunculan, mulai dari Sugar Sucks atau Keto Baru hingga Diet Mind.

Sebagaimana diketahui, diet banyak ditempuh orang untuk menurunkan berat badan. Namun, lebih dari itu diet juga dilakukan agar tubuh seseorang menjadi lebih sehat.

Berikut enam tren diet yang diprediksi bakal tren pada tahun 2022 sebagaimana dikutip dari liputan 6.

1. Sugar Sucks atau Keto Baru

Diet yang sekarang populer adalah keto baru atau disebut juga dengan sugar sucks. Keto baru ini mengkonsumsi protein tinggi, tidak seperti keto tradisional yang membatasi protein tidak lebih dari 20 persen dari total diet.

Diet ini memaksa para pengikutnya untuk memaksakan diri ke dalam ketosis dengan makan sebagian besar lemak sekitar 70 persen atau lebih dari total diet. Makan dengan kadar lemak yang tinggi menyebabkan mereka kehilangan berat badan dengan cepat karena membuat tubuh mereka beralih dari pembakaran karbohidrat (glukosa) ke pembakaran lemak (keton).

Suarapakar - Kelas trading 1 bulan Fakar Suhartami Pratama

Baca juga: Prediksi Tren Alis 2022 Menurut Pakar, Tebal Natural Ala Lily Collins

2. Immunity Rocks

Pandemi Covid-19 terus memberi pengaruh utama dari setiap tren, dan kebiasaan diet tidak terkecuali. Saat kita perlahan memasuki dunia pasca-Covid-19, kesehatan dan kebugaran terus menjadi yang utama. Salah satu diet yang bisa dilakukan adalah immunty rock atau diet untuk memperkuat imunitas.

Faktanya, Organisasi Kesehatan Dunia telah mengumumkan pedoman yang menekankan ‘pentingnya diet seimbang untuk mempertahankan sistem kekebalan yang kuat.’ Di dalamnya termasuk rekomendasi untuk mengonsumsi empat porsi buah dan lima porsi sayuran setiap hari.

3. Eat Plants

Diet ini menyarankan untuk mengonsumsi 90 persen lebih makanan nabati. Yang sangat penting bagi gerakan nabati adalah konsumsi protein yang berasal dari sumber nabati, seperti protein biji labu, protein almond, protein kacang polong.

Pola makan ini juga bagus untuk planet ini karena tumbuhan memiliki jejak karbon yang jauh lebih rendah daripada hewan.

4. Paleo

Diet ini berpendapat bahwa kita semua harus makan seperti yang dilakukan nenek moyang manusia purba. Ini berarti mengkonsumsi sebagian besar makanan pokok pemburu-pengumpul, seperti buah beri, kacang-kacangan, dan daging hewan tangkapan liar, seperti ikan, ayam, dan lain-lain.

Diet ini sudah berlangsung selama 10 tahun. Diet ini melarang apa pun yang memerlukan teknik pertanian industri, termasuk biji-bijian, gandum, jagung, dan makanan olahan, seperti gula.

5. Puasa Intermiten

Diet ini semakin populer dan diprediksi akan mendominasi dunia diet pada 2022. Cara makan ini sebenarnya tidak makan untuk sebagian besar hari, dan orang percaya mengatakan itu membantu orang menurunkan berat badan secara alami dengan berbuka siklus kehidupan modern yang ‘mengemil terus-menerus’.

Metode 16/8 adalah versi yang paling populer. Dengan ini, pelaku diet membatasi waktu makan harian mereka menjadi delapan jam, yaitu, siang sampai jam delapan malam, dan ‘puasa’ atau tidak makan selama 16 jam lainnya (yaitu, jam delapan malam sampai siang hari berikutnya.

6. Diet Mind

Diet ini gabungan dari diet Mediterania dan diet DASH, yang berfokus pada kesehatan otak. Tujuan diet ini untuk membantu otak pelaku diet untuk mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer dan jenis demensia lainnya.

Diet ini fokus besarnya pada makanan seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, susu rendah lemak dan rendah sodium. ‘Makanan super’ yang diketahui mendukung kesehatan otak, di antaranya seperti kunyit, cokelat hitam, brokoli, dan Omega-3.

KELASTRADING

Berita Populer