Connect with us

Peristiwa

2 Desa di Garut Jabar Terendam Banjir Setengah Meter

Jawa Barat sebagai salah satu wilayah yang masih berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang untuk 13 Januari hingga 15 Januari mendatang.

Diterbitkan

on

2 Desa di Garut Jabar Terendam Banjir Setengah Meter (suara pakar)
Kondisi Kabupaten Garut, Jabar usai hujan deras yang mengakibatkan banjir merendam 2 desa, yang terjadi Kamis (13/1/2022) malam. (Sumber: Facebook)

Suarapakar.com – Dua desa di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat terendam banjir setinggi 50 sentimeter, yang terjadi Kamis (13/1/2022) malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut melaporkan, kedua desa tersebut yakni Desa Mekarsari dan Desa Putra Jaya. Laporan menyebutkan, Tinggi Muka Air (TMA) hingga 50 tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Garut masih mendata jumlah rumah dan fasilitas umum yang terdampak,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Jumat (14/1/2022).

Muhri menambahkan, pihaknya masih melakukan pendataan warga yang terdampak banjir tersebut. Dari laporan yang dihimpun, warga masih memilih bertahan dari pada mengungsi.

“Selain itu, banjir di beberapa titik berangsur surut, meski demikian warga diminta siap siaga jika terjadi banjir susulan,” jelasnya.

Baca juga: Banjir Terjang Hulu Sungai Tengah Kalsel, 1.379 Jiwa Terdampak

Angin Puting Beliung Terjang Bandung Barat, 218 KK Terdampak

Sementara itu, angin puting beliung terjang Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, yang mengakibatkan 218 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

“Angin puting beliung disertai hujan lebat tersebut menyebabkan sebanyak 195 unit rumah rusak ringan, 23 unit rumah rusak sedang dan dua fasilitas umum terdampak,” sebuh Muhari.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Merespon kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Bandung Barat melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna penanganan korban jiwa maupun materil. Petugas juga melakukan pembersihan pohon-pohon yang tumbang dan menimpa rumah maupun menghalangi akses jalan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui kanal media sosial resminya @infobmkg mencantumkan wilayah provinsi Jawa Barat sebagai salah satu wilayah yang masih berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang untuk 13 Januari hingga 15 Januari mendatang.

Dengan adanya peringatan dini yang dikelaurkan BMKG tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, angin puting beliung maupun tanah longsor.

Adapun langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan seperti melakukan susur sungai bersama para ahli untuk membersihkan material yang menghambat aliran air, pemantauan dan pemeliharaan kondisi tanggul, serta memantau peningkatan debit air ketika wilayah pemukiman diguyur hujan lebat.

Berita Populer