Connect with us

Nasional

12 Daerah di Sumut Masuk Level 3, Gubsu: Perlu Penanganan Ekstra

“Dengan segala hormat saya meminta penanganan penyebaran Covid-19 lebih ditingkatkan lagi, kita tidak ingin ada lagi daerah yang naik ke level 4.”

Diterbitkan

on

12 Daerah di Sumut Masuk Level 3, Gubsu: Perlu Penanganan Ekstra (suara pakar)
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah. (Sumber: Dinas Kominfo Provinsi Sumut)

Suarapakar.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) meminta kepada 12 Kabupaten dan Kota yang masuk ke dalam kategori level 3 situasi pandemi, untuk mengambil langkah-langkah khusus untuk menekan penyebaran Covid-19.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa 12 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara tersebut yakni, Kabupaten Deliserdang, Simalungun, Karo, Tapanuli Utara, Pematangsiantar, Binjai, Serdangbedagai, Padangsidimpuan, Tebingtinggi, Humbanghasundutan, Pakpak Bharat dan Nias.

Ia meminta penanganan dilakukan ekstra untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19.

“Dengan segala hormat saya meminta penanganan penyebaran Covid-19 lebih ditingkatkan lagi, kita tidak ingin ada lagi daerah yang naik ke level 4. Bila ada kesulitan hubungi kami, sebisa mungkin akan kami bantu,” ungkapnya, Jumat (16/7/2021).

Edy menjelaskan, Per tanggal 15 Juli 2021 ada penambahan kasus Covid-19 yang signifikan di 12 daerah tersebut.

Deliserdang bertambah 182 kasus, Simalungun 50 kasus, Karo 25 kasus, Tapanuli Utara 47 kasus, Pematangsiantar 27 kasus, Binjai 21 kasus, Serdangbedagai 19 kasus, Humbanghasundutan 24 kasus, Pakpak Bharat 4 kasus dan Nias 2 kasus.

“Penambahan kasus ini terus terjadi dalam waktu dua minggu terakhir sehingga ke-12 daerah masuk dalam kriteria level 3,” katanya.

Dia menuturkan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 daerah yang masuk ke level 3 perlu melakukan tindakan seperti pembatasan jam operasional bagi warung makan, kafe, restoran tidak diperbolehkan makan atau minum ditempat.

Sedangkan untuk pusat perbelanjaan jam operasional dibatasi hingga pukul 20:00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50%.

“Memang ini sulit, kita semua sedang sulit, tetapi bila kita disiplin bersama-sama maka ini akan kita lewati dan akan ada kelonggaran bagi masyarakat untuk berkegiatan kembali,” ujarnya.

Baca juga: 9 Kecamatan Kabupaten Deliserdang PPKM Darurat

12 Daerah di Sumut Diminta Perkuat 3T

Sementara itu, anggota Penanganan Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Sumut, Restuti Handayani Saragih mengatakan bahwa di bidang kesehatan ke-12 daerah perlu memperkuat testing, tracing dan treatment (3T).

Kabupaten Deliserdang per hari perlu menargetkan 319 test per 1000 penduduk, Pematangsinatar 37 test, Binjai 40 test, Tebingtinggi 24 test, Padangsidimpuan 32 test, Kabupaten Karo 60 test, Tapanuli Utara 43 test, Nias 20 test, Pakpak Bharat 7 test, Serdangbedagai 88 test, Humbahas 27 test dan Simalungun 125.

“Targetnya itu adalah 15 orang kontak erat yang per kasus konfirmasi positif, ini dilakukan agar penyebaran bisa dihentikan sedini mungkin setelah ada kasus konfirmasi positif,” ucapnya.

Ia mengingatkan, Bed Occupancy Rate (BOR) dan program vaksinasi juga menjadi perhatian dalam penurunan kasus di daerah level 3. Dari 12 kabupaten atau kota yang masuk level 3 ada 4 daerah dengan status BOR hati-hati (50-75%).

Sedangkan untuk vaksin, sampai saat ini Sumut sudah mencapai 14,93% vaksin dosis tahap pertama (1.705.477 orang) dan 6,21% yang sudah dosis kedua (708.661. orang)

“Kemarin penambahan kasus kita (Sumut) berada di angka tertinggi 1.227 kasus, rekor tertinggi selama pandemi, jadi daerah yang berada di level 3 perlu memperhatikan BOR-nya, apalagi yang sudah masuk ke kategori hati-hati. RS di masing-masing daerah perlu mengalokasikan 30% tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19,” pungkasnya.

Reporter : Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer