Connect with us

Amerika

100 Orang Tewas Kerusuhan di Penjara Ekuador, 5 Mayat Dipenggal

“Korban tewas dalam pertempuran geng di sebuah penjara di kota Pantai Guayaquil telah meningkat menjadi lebih dari 100,”

Diterbitkan

on

100 Orang Tewas Kerusuhan di Penjara Ekuador, 5 Mayat Dipenggal (suara pakar)
Kerusuhan di penjara Ekuador. (Sumber: epa)

Suarapakar.com – Sebanyak 100 orang tewas akibat bentrokan berdarah antara geng-geng saingan di komplek Penjara Guayaquil, Ekuador. Sementara puluhan lainnya terluka.

“Korban tewas dalam pertempuran geng di sebuah penjara di kota Pantai Guayaquil telah meningkat menjadi lebih dari 100 ketika pihak berwenang menemukan lebih banyak mayat,” kata pernyataan layanan penjara Ekuador, melansir TRT, Kamis (30/9/2021).

“Sedikitnya lima mayat dipenggal kepalanya,” imbuh pernyataan itu.

Biro penjara negara itu mengatakan pada Rabu dalam sebuah tweet bahwa “saat ini lebih dari 100 orang tewas dan 52 terluka telah dikonfirmasi” alam bentrokan Selasa di kompleks Penjara Guayaquil.

Sebelumnya, jumlah korban tewas yang dikonfirmasi mencapai 30, tetapi komandan polisi daerah Fausto Buenano mengatakan, mayat yang ditemukan di saluran pipa penjara masih diidentifikasi.

Kendaraan lapis baja, tentara, ambulans, dan kerabat narapida berkumpul di luar lembaga pemasyarakatan, yang terakhir menunggu kabar dari orang yang dicintai di dalam. Kekerasan melibatkan tembakan, pisau, ledakan.

Komandan Polisi Fabian Bustos mengatakan, operasi polisi dan militer telah menguasai kembali penjara setelah lima jam pada Selasa. Dia mengatakan beberapa senjata telah disita.

“Kekerasan itu melibatkan tembakan, pisau, dan ledakan dan disebabkan oleh perselisihan antara geng penjara ‘Los Lobos’ dan ‘Los Choneros,” ujar para pejabat.

Baca juga: Lagi Krisis, BBM di Inggris Dijual hingga Rp1 Juta per 10 Liter

Penjara di Ekuador Kerap Terjadi Kerusuhan Berdarah

Mantan Direktur Intelijen Militer Ekuador Kolonel Mario Pazmino mengatakan, pertempuran berdarah menunjukkan bahwa kejahatan terorganisir transnasional telah menembus struktur sistem penjara Ekuador. Pazmino menambahkan, bahwa kartel Sinaloa dan Jalisco Generasi Baru Meksiko beroperasi melalui geng-geng lokal.

“Mereka ingin menabur ketakutan,” tegas Pazmino, setelah para pejabat mengonfirmasi 10 pemenggalan kepala.

Pada Juli, Presiden Guillermo Lasso menetapkan keadaan darurat di sistem penjara Ekuador, menyusul beberapa episode kekerasan yang mengakibatkan lebih dari 100 narapidana terbunuh.

Sebelumnya, haru paling berdarah terjadi pada Februari, ketika 79 napi tewas dalam kerusuhan serentak di tiga lapas di Tanah Air. Pada Juli, 22 tahanan lagi meninggal di Penjara Litoral, sementara pada September sebuah penjara diserang oleh drone tanpa meninggalkan korban jiwa.

Berita Populer