Connect with us

Nasional

1.581 Jenazah Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19 di Medan

“Total dimakamkan 1.581, dari tahun 2020, kapasitas 5.000. Jangan berpikir masih ada slot (tempat), tapi pikirkan mencegahnya,”

Diterbitkan

on

1.581 Jenazah Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19 di Medan (suara pakar)
Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Covid-19 di Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan (Foto: Vicky Siregar/Suara Pakar))

Suarapakar.com – Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Covid-19 yang terletak di Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, tercatat sudah menampung sebanyak 1.581 jenazah yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution menjelaskan jenazah yang dimakamkan di TPU Simalingkar B, secara keseluruhan tidak hanya warga Kota Medan namun juga dari berbagai daerah di Sumatera Utara (Sumut).

Mengingat angka jenazah yang dikebumikan telah mencapai 25 persen dari kapasitas, dia meminta agar masyarakat fokus melakukan pencegahan terhadap penularan Covid-19.

“Total dimakamkan 1.581, dari tahun 2020, kapasitas 5.000. Jangan berpikir masih ada slot (tempat), tapi pikirkan mencegahnya,” pinta Bobby usai meninjau lokasi TPU Simalingkar B, Kamis (5/8/2021).

Selain itu, Bobby juga memastikan pihaknya terus berupaya menekan angka penyebaran dan kasus kematian akibat terpapar Covid-19 di Kota Medan. Dia menargetkan agar tidak terjadi angka kematian lebih dari 2.000 orang.

“Kalau bisa tidak mencapai angka 2.000 dengan cara pencegahan. Saya mengecek fasilitas, bagaimana prosesnya, tapi ingin sampaikan juga masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: Vaksinasi Massal Poldasu Timbulkan Kerumunan, LBH Medan: Kepolisian Telah Gagal

Sepekan Terakhir 107 Jenazah Covid-19 Dimakamkan

Bobby menyebutkan bahwa sepekan terakhir ini sudah 107 jenazah Covid-19 baru dimakamkan di TPU Simalingkar B. Dia pun kembali mengingatkan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan saat ini sedang mengalami peningkatan.

“Tingkat kesembuhan menurun, dari 90 persen jadi 77 persen. Berarti semakin banyak dirawat. Ini bukan soal angka, tapi soal nyawa. Ayo lah mengikuti prokes. Kita lakukan pembatasan, bukan untuk menghukum pelanggaran,” ujarnya.

Menantu Presiden Jokowi Dodo itu pun kembali mengingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Menurutnya akan sangat sulit diatasi jika sudah terpapar Covid-19.

“Ini kita sampaikan perlu kita tangani bersama. Lebih enak mencegahnya, lebih bagus mencegah. Karena kalau sudah terpapar, apa yang bisa kita lakukan meningkatkan imun tubuh yang baik. Minum vitamin, bagaimana kekuatan kondisi tubuh tergantung diri sendiri,” pungkas Bobby.

Reporter: Jafar Wijaya

Berita Populer